Jakarta – Karena banjir yang menerjang Jalan Rukun Ujung RT 005 RW 005 Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pagi tadi, membuat setidaknya 41 KK menjadi korban.

Rumahnya Terendam Banjir, Warga di Pejanten Timur Hanya Bisa Pasrah

Banjir kali ini terjadi karena lupanan air di Kali Ciliwung yang berada di sekitar permukiman warga.

Diketahui debit air mulai naik sejak pukul 05.00 WIB pagi tadi, air langsung naik hingga setinggi satu meter. Salah satu warga bernama Siti Arifah mengatakan, kondisi tersebut memang kerap terjadi di lingkunganya. Bahkan jika tidak hujan sekali pun, banjir bisa aja terjadi.

“Kadang kadang kalau enggak hujan suka banjir. Soalnya kali Ciliwung suka naik kalau ada kiriman ari dari Katulampa,” jelasnya.

Akan tetapi kondisi ini tetap membuat Siti mengaku pasrah dengan kondisi tempat tinggal tersebut.

Sunardi selaku Sekertaris RT 05 RW 05 ini juga mengeluhkan hal yang sama, yakni seringnya kawasan tersebut dilanda banjir. Sangking seringnya, warga setempat sudah tidak kaget lagi jika terjadi banjr.

“Kalau banjir banjir seperti ini warga sudah terbiasa. Dulu ketika Katulampa siaga 1, di sini banjir sampai atas genteng, sekitar tahun 2007. Itu yang paling parah,” jelasnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)