Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sekitar Rp 111 juta per bulan untuk gaji DPRD DKI.

William Aditya Sarana, selaku Anggota Dewan dari Partai Solidaritas Indonesia mengatakan bahwa penghasila sebagai anggota dewan lebih dari cukup. William akan memakai uang tersebut untuk kegiatan operasionalnya sehari-hari.

Menurut William, penghasilan tersebut akan digunakan untuk operasional saat bertemu dengan konstituen. Kegiatan turun ke daerah pemilihan itu bertujuan untuk menjaring masalah yang ada di masyarakat.

“Partai mewajibkan kami turun ke lapangan seminggu bisa dua sampai tiga kali,” ujarnya, Rabu, 11 September 2019.

William menyampaikan bahwa penghasilannya sebagai anggota Dewan sangat cukup. Apalagi, saat kampanye pemilu lau, ia hanya menghabiskan dana sebesar Rp 500 juta.

“Tapi kalau ada yang kampanyenya habis miliaran, sepertinya penghasilan itu enggak cukup,” kata dia.

Agustina Hermanto alias Tina Toon, selaku Anggota DPRD dari PDI Perjuangan menyatakan bahwa penghasilan yang dia peroleh digunakan untuk keperluannya sehari-hari. Agustina mengungkap apabila tenaga ahli DPRD DKI dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan sangat membantunya untuk menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai legislator. (NRY-harianindo.com)