Yogyakarta – Atiatul Muqtadir, selaku Ketua BEM UGM menyita banyak perhatian warga net saat ia tampil di ILC bertajuk Kontroversi RKUHP pada Selasa malam, 24 September 2019.

Ketika Atiatul Muqtadir bicara di hadapan anggota dewan dan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, di ILC, ia tampil sangat menawan.

Atiatul Muqtadir berbicara dengan tegas, senyum ia pancarkan dari wajahnya. Melalui akun media sosialnya, Fathur memang aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan tak jarang turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya sebagai rakyat Indonesia.

Fathur berharap agar suatu saat bisa menjadi Menteri Kesehatan. Baginya, banyak masalah-masalah kesehatan yang harus diselesaikan.

“Saya suka menyelesaikan masalah dengan pendekatan sistem dan ini adalah bentuk tanggung jawab saya sebagai seseorang yang pernah mengenyam ilmu di bidang kesehatan,” kata Fathur dalam sebuah video.

“Saya memiliki prinsip long life moeslem learner sehingga apapun yang terjadi dalam kehidupan ini saya maknai sebagai pembelajaran,” katanya lagi.

“Remember the idea, not the man,” cuit Fathur.

“Perjuangan ini bukan perjuangan satu dua orang. Sy sangat berterimakasih dengan apresiasi kawan2, sy harap semoga tidak berujung pada penokohan. Ini gerakan kolektif. Apresiasi gerakannya. Ingat substansinya. Manusia berganti, ide lah yang abadi. Lawan!” Atiatul Muqtadir, Ketua BEM UGM. (NRY-harianindo.com)