Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong pemerintah agar mengusut tuntas kasus meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Uleo (UHO). Mahasiswa tersebut diantaranya adalah Ananda Randi dan Ananda Yusuf Kardawi.

Mohamad Sohibul Iman , selaku Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak agar kasus tersebut dibuka secara transparan dan bertanggung jawab.

Sohibul berkeinginan agar siapa pun pelaku yang melakukan kekerasan terhadap mahasiswa harus dihukum secara berkeadilan.

“Usut tuntas siapa pelaku penembakan tersebut. Siapa pun pelakunya harus mendapatkan hukum yang seadil-adilnya,” kata Sohibul, Sabtu (28/09/2019).

Sohibul meminta aparat penegak hukum agar lebih cermat dan profesional dalam menangani aksi massa dengan tidak melakukan tindakan represif.

“Mereka adalah anak-anak kita yang sedang memperjuangkan nilai-nilai yang mereka yakini kebenarannya. Seharusnya mereka mendapatkan jaminan keamanan dan keselamatan dalam menyampaikan aspirasi mereka bukan justru mendapatkan tindakan kekerasan apalagi sampai pada jatuh korban meninggal,” papar mantan ketua wakil ketua DPR RI ini.

Selain itu, Sohibul mengatakan bahwa terdapat rasa duka yang mendalam atas meninggalnya dua mahasiswa UHO.

“Kami berduka cita atas gugurnya dua mahasiswa UHO. Kita berharap kepada semua pihak, baik gerakan protes mahasiswa maupun aparat penegak hukum sama-sama menahan diri,” tandasnya. (NRY-harianindo.com)