Jakarta – Ahok sudah mengatakan bahwa dirinya resmi bergabung dengan PDI Perjuangan. Alasan yang ia ungkapkan ialah karena ideologi PDIP sejalan dengan garis perjuangan dirinya.

Gabung PDIP, Ahok Bakal Kampanye Untuk Jokowi?

Hal ini akhirnya dibahas oleh Veri Muhlis Arifuzzaman selaku Direktur Utama Konsepindo Research dan Consulting yang menuturkan bahwa “Apakah Ahok memberi dampak positif terhadap peningkatan elektabilitas Jokowi, tentu perlu disurvei. Namun harus dicatat, bagaimanapun Ahok punya pendukung yang dikenal dengan sebutan Ahoker, mungkin saja mereka jadi makin solid memilih Jokowi setelah sebelumnya kecewa karena Jokowi menunjukan Kiai Ma’ruf yang ‘menyeret’ Ahok ke penjara,”

Maka dari itu Veri menuturkan bahwa Ahok tak perlu dilibatkan langsung dalam kegiatan kampanye Jokowi-Ma’ruf. Dia khawatir kehadiran Ahok malah membuat sejumlah pemilih paslon nomor urut 01 itu kabur.

“Hanya saja kalau Ahok terlibat dalam kampanye Jokowi, saya menduga akan memunculkan memori kolektif, terutama soal kasus penistaan agama itu. Jadi bisa saja pemilih muslim akan terhenyak, karena Ahok ikut berkampanye untuk Jokowi. Menurut saya, tidak urgen juga Ahok kampanye, sebaiknya tidak ikut cawi-cawi. Biarkan Jokowi konsentrasi untuk pilpres, kalau pun membantu ya diam-diam saja, underground, sapa grup internal, dan pendukungnya saja,” ujar Veri.

“Prinsipnya kampanye adalah upaya mengajak orang sebanyak-banyaknya untuk bergabung, jangan justru karena ada tokoh tertentu malah yang tadinya bergabung jadi hengkang,” tegas dia.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)