Home > Ragam Berita > Nasional > Prabowo Subianto Sebut Banyak Pelabuhan Yang Dikelola Oleh Asing, Begini Faktanya

Prabowo Subianto Sebut Banyak Pelabuhan Yang Dikelola Oleh Asing, Begini Faktanya

Jakarta – Dalam debat capres kedua yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada Minggu (17/2/2019) malam, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut bahwa banyak pelabuhan yang saat ini dikelola oleh asing.

Prabowo Subianto Sebut Banyak Pelabuhan Yang Dikelola Oleh Asing, Begini Faktanya

Terkait dengan pernyataan tersebut, fakta menunjukkan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak memungkiri keinginan pemerintah agar bandara dan pelabuhan dikelola oleh pihak asing. Terkait pengelolanya, Budi tak ingin pandang bulu. Salah satu negara investor potensial tersebut yaitu India. Hubungan baik kedua negara telah berlangsung lama dan ingin terus ditingkatkan melalui bentuk investasi.

“Pada dasarnya, kita menghendaki foreign investor bisa mengelola pelabuhan, airport, oleh karenanya saya akan mengadakan one on one meeting dengan beberapa perusahaan, khususnya perusahaan-perusahaan yang memiliki pengalaman mengelola airport dan pelabuhan,” ujarnya di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, Senin, 19 Maret 2018.

“Ini menjadi penting karena india ekonominya tumbuh besar sekali dan Indonesia punya hubungan yang baik sejak lama dan hubungan baik itu kita akan improve. Banyak perusahaan-perusahaan India yang sudah eksis di sini (Indonesia), yang juga bisa survive dan juga bisa menghasilkan banyak kreasi-kreasi, saya pikir hubungan baik antara Indonesia dan India ini bisa didalami, bisa diimprove dalam suatu kegiatan yang konkrit. Khususnya di airport dan di pelabuhan,” tambah Budi Karya Sumadi saat itu.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II ini turut membuka peluang kerja sama di sektor perkeretaapian. Kedepannya, skema yang akan digunakan untuk investasi tersebut adalah Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Khusus bandara dan pelabuhan, Budi menjelaskan ada beberapa yang bisa ditawarkan, salah satunya Bandar Kualanamu di Medan dan Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan.

“Bukan tidak mungkin di kereta api karena satu proyek kereta api yang dari Makassar ke Pare-Pare, sebagian daripada investasinya kita lakukan secara KPBU, itu dimungkinkan apabila India masuk ke kereta api selain seaport dan airport,” jelas dia.

“Tapi diluar itu ada lagi airport yang dalam skala menengah itu ada Raden Inten di Lampung, Tarakan dan Labuan Bajo. Kalau seaport, yang available itu mestinya di Kuala Tanjung dan Bitung,” terang Budi Karya Sumadi saat itu.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Tim Jokowi Anggap Survey Internal Kubu Prabowo Hoaks

Tim Jokowi Anggap Survey Internal Kubu Prabowo Hoaks

Jakarta – Mengenai hasil survei elektabilitas pasangan pilpres terbaru dari Litbang Kompas, TKN KIK memberikan ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 409

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135