Home > Ragam Berita > Nasional > Walhi Sebut Prabowo Kuasai Ribuan Hektar Hutan di Aceh Tengah, Ini Penjelasan Fadli Zon

Walhi Sebut Prabowo Kuasai Ribuan Hektar Hutan di Aceh Tengah, Ini Penjelasan Fadli Zon

Jakarta – Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, memberikan pembelaan terkait tudingan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh yang menuding PT Tusam Hutani Lestani (PT THL), perusahaan milik Prabowo Subianto yang berlokasi di Aceh Tengah, tidak memenuhi kewajibannya.

Walhi Sebut Prabowo Kuasai Ribuan Hektar Hutan di Aceh Tengah, Ini Penjelasan Fadli Zon

“Saya terus terang tidak tahu persis. Tapi setahu saya, di sana itu memang termasuk wilayah bekas konflik ya. Sekarang juga kondusif, bisa diterima dan dipakai warga setempat. Tidak ada masalah setahu saya. Warga lokal juga ikut mengelola itu,” kata Fadli Zon, Senin (18/2/2019).

Menurut Fadli, Prabowo tidak turun secara langsung menangani perusahaan tersebut.

“Pak Prabowo kan juga tidak secara langsung ikut mengurus itu, ya. Jadi nggak benar juga kalau itu dibilang kepemilikan. Kan kalau tidak salah diambil saat BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) tempo hari. Jadi Pak Prabowo ini justru menyelamatkan aset. Jadi membeli BPPN, kalau nggak ya, jatuh ke tangan asing,” ujar Fadli.

“Jadi apa yang dilakukan di sana ya, saya kira adalah aksi perusahaan yang Pak Prabowo tidak terlibat langsung. Tapi yang saya tahu semuanya di situ kondusif ya, walaupun di sana bekas wilayah konflik. Kalau nggak ya, pengelolanya profesional saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Walhi Aceh M Nur mengungkapkan, PT THL yang memiliki Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) berdasarkan SK.556/KptsII/1997 menguasai lahan seluas 97.300 hektare.

Awalnya PT THL berkewajiban menyediakan dan memasok bahan baku kayu kepada PT Kertas Kraft Aceh (KKA). Namun PT THL tidak beroperasi secara normal PT KKA tidak beroperasi, sehingga PT THL diarahkan memasok kebutuhan kayu lokal. Namun hal ini juga tidak dilaksanakan.

Pada 2014 lalu PT THL mengantongi alokasi sebesar 53 ribu meter kubik. Tapi karena kinerja yang yang buruk, alokasi tersebut diturunkan menjadi 35 ribu meter kubik pada 2016. Dari angka ini pun PT THL hanya mampu memproduksi 700 meter kubik.

Kini, lokasi kerja PT THL yang berada di Kecamatan Pintu Rime Gayo menjadi telantar dan dijarah warga.
(samsularifin – harianindo.com)

x

Check Also

Pangandaran Digetarkan Gempa Berkekuatan 5,9 Magnitudo

Pangandaran Digetarkan Gempa Berkekuatan 5,9 Magnitudo

Pangandaran – Gempa bumi bermagnitudo 5.9 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dan sekitarnya, Sabtu (18/5/2019) ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135