Home > Tag Archives: indonesia barokah

Tag Archives: indonesia barokah

Dewan Pers Menilai Indonesia Barokah Tidak Memenuhi Syarat Sebagai Perusahaan Pers

Dewan Pers Menilai Indonesia Barokah Tidak Memenuhi Syarat Sebagai Perusahaan Pers

Jakarta – Dewan Pers akhirnya berikan pernyataan mengenai Tabloid Indonesia Barokah dimana mereka memutuskan Indonesia Barokah tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan pers. Usai melalui berbagai sistem penilaian, dari 16 halaman pada tabloid Indonesia Barokah, ada 3 rubrik yang mendiskreditkan Prabowo-Sandi tanpa disertai verifikasi kepada pihak yang diberitakan. Dewan Pers juga menemukan fakta bahwa tabloid Indonesia Barokah tidak mencantumkan nama badan ...

Read More »

Moeldoko Sesalkan Tuduhan Andi Arief Terkait Otak Tabloid “Indonesia Barokah”

Moeldoko Sesalkan Tuduhan Andi Arief Terkait Otak Tabloid "Indonesia Barokah"

Jakarta – Mengenai tuduhan Andi Arief mengenai dalang Indonesia Barokah yang ditujukan kepada dua tokoh politik pendukung capres petahana, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengimbau sebaiknya tidak ada saling tuding terkait tabloid tersebut. Saat dikonfirmasi di Istana Kepresidenan kemarin Senin, Moeldoko menuturkan bahwa “Saya pikir jangan saling tuduh. Kita sudah mendekati hari pemilihan. Saya pikir kita jangan menciptakan situasi yang saling ...

Read More »

Andi Arief Menduga Ngabalin Hingga PSI Sebagai Otak “Indonesia Barokah”

Andi Arief Menduga Ngabalin Hingga PSI Sebagai Otak "Indonesia Barokah"

Jakarta – Andi Arief kembali berikan statement kontroversial dengan mengatakan tentang kemungkinan politik otak di balik Tabloid Indonesia Barokah. Andi menyebut nama-nama dari kubu capres petahana Joko Widodo. Saat ditemui kemarin Senin, dirinya menuturkan bahwa “Hanya ada tiga kemungkinan politik otak politik culas menghalakan segala cara di kubu TKN Jokowi termasuk Indonesia Barokah,” Dirinya kemudian menuturkan bahwa ada dua nama ...

Read More »

Jokowi Mengaku Belum Membaca Tabloid “Indonesia Barokah”

Jokowi Mengaku Belum Membaca Tabloid "Indonesia Barokah"

Jakarta – Mengenai ramainya peredaran tabloid Indonesia Barokah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri mengaku belum mau berkomentar. Dirinya mengatakan belum sempat membaca sehingga enggan memberikan komentar banyak. “Saya belum pernah baca. Saya cari sebentar lagi. Saya cari sebentar lagi. Saya cari kalau sudah cari, ketemu, baca, baru saya komentar,” kata Jokowi kemarin. “Kalau (sudah) baca, baru nanti ngomong. Saya belum ...

Read More »

Kubu Prabowo Minta PT Pos Tak Lagi Mengirim Paket Berisi Tabloid Indonesia Barokah

Kubu Prabowo Minta PT Pos Tak Lagi Mengirim Paket Berisi Tabloid Indonesia Barokah

Jakarta – BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah memutuskan bahwa mereka meminta pendistribusian tabloid ‘Indonesia Barokah’ dihentikan. Habiburokhman selaku tim Hukum BPN Prabowo-Sandiaga menuturkan bahwa “Kita juga akan ingatkan PT Pos (Indonesia) agar tidak ikut menyebarkan hal yang kontennya nanti kita persoalkan secara hukum,” “Diduga kuat ada fitnah dan kebohongan karena tidak mencantumkan alamat seperti yang diperintahkan Undang-Undang Pers. Harus berhati-hati ...

Read More »

Masjid di Surabaya Juga Mendapat Kiriman “Indonesia Barokah”

Masjid di Surabaya Juga Mendapat Kiriman "Indonesia Barokah"

Jakarta – Secara mengejutkan paket berisi Tabloid Indonesia Barokah ternyata juga ditemukan tersebar di 6 kecamatan di 10 masjid Kota Surabaya. Bawaslu Kota Surabaya masih menginventarisir keberadaannya. Usman selaku Koordinasi Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Surabaya sudah memberikan klarifikasi bahwa pihaknya sudah menerima laporan dan menindaklanjuti. Yakni, dengan mengamankan Tabloid Indonesia Barokah yang tersebar di masjid-masjid tersebut. “Untuk sementara, mulai ...

Read More »

Ditanya Soal Tabloid Indonesia Barokah, Kubu Prabowo : “Pasti Bukan Kami”

Ditanya Soal Tabloid Indonesia Barokah, Kubu Prabowo : "Pasti Bukan Kami"

Jakarta – BPN Prabowo-Sandi sudah meberikan konfirmasi bahwa pihaknya bukan yang membuat tabloid “Indonesia Barokah”. BPN juga mengapresiasi pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang meminta tabloid itu dibakar. Saat ditemui di Semarang kemarin, Sudirman Said menuturkan bahwa “Itu bukan ongkos kecil karena sangat sistematis. Dkirim ke masjid-masjid pakai alamat segala macam tapi isinya sangat menyakitkan masyarkaat. Tidak memberi contoh yang baik,” ...

Read More »

Soal Tabloid Indonesia Barokah, JK : “Jangan Dikirim Ke Masjid”

Wapres JK Sampaikan Rencananya untuk Aktif di Bidang Pendidikan

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut angkat suara dengan mengatakan bahwa dirinya tak ingin pengiriman tabloid ‘Indonesia Barokah’ ke masjid-masjid kembali terjadi. Saat ditemui di Hotel Sahid Jaya kemarin, dirinya menuturkan bahwa “Ya itu karena melanggar aturan apalagi mengirim ke masjid. Saya nanti harap jangan dikirim ke masjid. Semua yang (sudah tiba di) masjid-masjid itu dibakarlah, siapa yang terima ...

Read More »

Tim Jokowi Menilai Tabloid Indonesia Barokah Hanya Kategori Negative Campaign

Tim Jokowi Menilai Tabloid Indonesia Barokah Hanya Kategori Negative Campaign

Jakarta – Abdul Kadir Karding selaku salah satu anggota TKN Jokowi-Ma’ruf Amin ungkapkan penilaiannya bahwa penyebaran tabloid Indonesia Barokah tidak perlu dipersoalkan lagi. Dia beranggapan bahwa isi dari tabloid Indonesia Barokah termasuk pada kategori negative campaign yang berbasis data dan fakta. Saat ditemui di Jakarta siang tadi, dirinya berkata “Tabloid barokah saya sudah baca ya, tabloid ini menurut saya tidak ...

Read More »

Timses Prabowo-Sandi Anggap Tabloid Indonesia Barokah Sebagai Bentuk Kepanikan

Timses Prabowo-Sandi Anggap Tabloid Indonesia Barokah Sebagai Bentuk Kepanikan

Semarang – Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi Jawa Tengah menilai beredarnya Tabloid Indonesia Barokah yang disebarkan ke masjid-masjid di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah sebagai bentuk kepanikan. Juru bicara BPD Prabowo-Sandi Jateng, Sriyanto Saputro, mempermasalahkan judul headline di halaman depan yang tertulis ‘Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik?’. “Heran, kok ini dengan cara apa lagi. Intinya ini ingin memprovokasi ...

Read More »