Pemerintahan Inggris Raya Bayar Microsoft untuk Perpanjang Dukungan Windows XPLondon – Telah dikabarkan bahwa Microsoft akan segera menghentikan dukungan apapun untuk Windows XP. Pengguna XP di seluruh dunia pasti akan kecewa dan mau tidak mau harus berganti OS. Namun demikian, jika anda merupakan sebuah organisasi besar dan kuat, seperti Pemerintah Inggris Raya, maka tentu hal tersebut bisa dinegosiasikan. Seperti dilansir dari Digital Trends (Sabtu, 5/4/2014), Pemerintah Inggris Raya, melalui badan bernama Crown Commercial Service (CCS), telah membayarkan £5.5 juta (sekitar $9 juta, atau Rp 103 miliaran) kepada Microsoft agar mereka bisa tetap mendapatkan dukungan update dan patch terbaru untuk XP dalam kurun waktu 12 bulan ke depan. Perjanjian itu termasuk Office 2013 dan Exchange 2013, yang juga akan diganti dengan veris terbarunya di 2014 ini.

Otoritas Inggris enggan mengatakan berapa banyak komputer mereka yang menjalankan Windows XP. Namun sebuah laporan tahun lalu mengatakan bahwa sekurangnya 85 % dari 800ribu unit PC yang digunakan oleh National Healt Service di Inggris Raya sana, masih menggunakan XP. Adapun melakukan “perpindahan” OS dari PC yang digunakan oleh organisasi sebesar pemerintahan sebuah negara tentu bukan hal mudah dan murah. Dilaporkan juga bahkan di Amerika Serikat sendiri, sekitar 10% komputer milik agensi federal masih menggunakan XP sampai setelah deadline 8 April yang diumumkan Microsoft.

Pihak CCS melalui direkturnya, Sarah Hurell, mengatakan bahwa dengan adanya kesempatan 12 bulan tersebut, tentu Pemerintah Inggris Raya akan memulai proses pergantian OS secepatnya. Microsoft sendiri telah meluncurkan statement bahwa mereka telah membuat sebuh kesepakatan dengan CCS untuk menyediakan Pemerintah Inggris Raya kemampuan untuk mendownload update security untuk Windows XP, Office 2013, dan Exchange 2013 sampai dengan 8 April 2015. Namun demikian Microsof menambahkan bahwa perjanjian ini tidak menghapuskan kebutuhan bagi Pemerintah Inggris Raya untuk pindah dari Windows XP secepatnya.

Dengan dihentikannya dukungan resmi Microsoft untuk XP, maka pengguna OS tersebut akan rentan dari ancaman-ancaman keamanan terbaru, dikarenakan mereka tidak bisa lagi mendapatkan update dan patch keamanan. Microsoft tentu merekomendasikan untuk pindah ke OS yang lebih baru seperti Windows 7 atau 8. (Rani Soraya – www.harianindo.com)