Recall Membuat GM Turun LabaDetroit – Sepertinya, pada kuartal pertama di tahun 2014 ini, laba dari produsen mobil General Motors (GM) mengalami penurunan sekitar 88 persen. Hal ini dikarenakan GM harus menarik (recall) sekitar 7 juta unit mobil yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

Seperti yang dikutip dari Reuters, Sabtu (26/4/2014), tidak hanya labanya saja yang anjlok, namun saham GM juga mengalami penurunan sekitar 1,3 persen. Hal ini sangat berbeda ketika di bukan Januari 2014 lalu, pendapatan GM mengalami peningakatan sebelum adanya recall ini.

Dari keterangan Chief Financial Officer, Chuck Stevens terungkap bahwa pihaknya telah mengubah bentuk kurva, namun walaupun demikian GM akan berusaha memperbaiki dan memberikan yang terbaik.

Sedangkan dari sisi Badan Keselamatan Lalu Lintas Nasional AS atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang dalam hal ini mewakili pemerintah akan memberikan sekitar 107 pertanyaan kepada GM terkait investigasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah AS atas recall dari GM ini.

Dimana salah satu pertanyaannya adalah kenapa pihak GM tidak melakukan recall ketika mengetahui permasalahan ini yang sudah diketahui sekitar lebih dari 10 tahun. Untuk diketahui bahwa recall ini dilakukan karena masalah pada stop kontaknya.

Sehingga membuat mobil produksi GM ini akan mati secara tiba-tiba dan membuat kantung udaranya menjadi tidak berfungsi. Selain itu ada juga permasalah yang timbul pada powersteering a rem. Terkait permasalahan tersebut, pihak pemerintah memberikan denda US$ 7.000 atau sekitar Rp 79,2 juta per hari, jika pihak GM tidak memberikan jawaban kepada pemerintah. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)