Home > Ragam Berita > Nasional > KPK Tuding Fasichul Lisan Telah Rugikan Negara Sebesar Rp 85 Miliar

KPK Tuding Fasichul Lisan Telah Rugikan Negara Sebesar Rp 85 Miliar

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Fasichul Lisan, Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), sebagai tersangka usai melakukan penggeledahan di kantor rektorat UNAIR.

KPK Tuding Fasichul Lisan Telah Rugikan Negara Sebesar Rp 85 Miliar

Fasich diduga kuat melakukan tidak pidana korupsi pada pembangunan rumah sakit pendidikan Unair serta korupsi pengadaan sarana prasarana di rumah sakit pendidikan Unair.

“Diduga melakukan tindak pidana korupsi pembangunan rumah sakit pendidikan di Universitas Airlangga di Surabaya, dengan sumber dana DIPA tahun 2007-2010 dan dugaan tindak pidana korupsi dalam peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit pendidikan di universitas yang sama dengan sumber dana DIPA tahun 2009,” ujar Yuyuk Andriati Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK di gedung KPK, Rabu (30/3/2016).

Yuyuk menambahkan, Fasich yang menjabat sebagai rektor Unair dari Unair tahun 2006 sampai 2015, saat itu bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Fasich juga diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain terkait pembangunan rumah sakit pendidikan Unair.

“Kemudian negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp 85 Miliar dari total nilai proyeknya kurang lebih Rp 300 Miliar,” kata dia. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Gerakan Dakwah HTI Membawa Konsep Khilafah

Gerakan Dakwah HTI Membawa Konsep Khilafah

Jakarta – Rencana pemerintah dalam membubarkan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI dinilai tidak terlalu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis