Home > Ragam Berita > Nasional > Habib Rizieq Sindir Kenaikan BBM Melalui Lagu

Habib Rizieq Sindir Kenaikan BBM Melalui Lagu

Jakarta – Seorang Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab memang dikenal sebagai sosok terkemuka dalam memberikan tausiah. Di setiap ceramah yang ia katakan, pasti penuh nasihat dan selalu terselip pesan-pesan moral tentang situasi terkini.

Habib Rizieq Sindir Kenaikan BBM Melalui Lagu

Habib Rizieq

Salah satunya seperti ketika dirinya didaulat sebagai penceramah utama maulid, sekaligus Safari 212 yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI di Benteng Kuto Besak, Palembang, Sabtu (7/1/2017) malam. Ketika itu, Habib Rizieq merubah lirik lagu Naik Naik ke Puncak Gunung dengan lirik ciptaannya sendiri.

“Mau lagu baru nggak?” ujar Habib Rizieq yang dijawab koor jemaah, “Mauuuu..”.

Seperti dikutip dari postingan Instagram yang diunggah oleh akun dpp_fpi, Habib Rizieq pun memimpin para jemaah untuk menyanyikan lagu dengan lirik sebagai berikut ini :

Naik-naik BBM naik, tinggi tinggi sekali
Naik-naik Pajak pun naik, tinggi tinggi sekali
Naik-naik Listrik pun naik, tinggi tinggi sekali
Naik-naik Cabe pun naik, tinggi tinggi sekali

Baca Juga : Beredar Surat Dukungan Habib Rizieq Jadi Imam Besar Umat Islam Indonesia, Ini Kata FPI

Kiri kanan kulihat saja, banyak rakyat sengsara
Kiri kanan kulihat saja, banyak rakyat sengsara

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Tak Hanya Dipecat MUI, Ulama Pembela Ahok Juga Didemo di Kampung Halamannya

Tak Hanya Dipecat MUI, Ulama Pembela Ahok Juga Didemo di Kampung Halamannya

Jakarta – Salah seorang kiyai NU bernama Ahmad Ishomuddin turut menjadi saksi meringankan Ahok dalam ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis