Home > Ragam Berita > Internasional > Dokumen CIA Ungkap Rencana Pembunuhan Terhadap Soekarno

Dokumen CIA Ungkap Rencana Pembunuhan Terhadap Soekarno

Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan untuk mempublikasikan data rahasia terkait keterlibatan Badan Intelijen Pusat (CIA) dalam pembunuhan sejumlah pemimpin asing.

Dokumen CIA Ungkap Rencana Pembunuhan Terhadap Soekarno

Arsip Negara Amerika Serikat pada Kamis (26/10/2017) lalu kemudian merilis 2.891 dokumen rahasia melalui situs resmi Arsip Negara.

Salah satu isi dokumen yang bertajuk “Investigasi Keterlibatan CIA dalam Rencana Pembunuhan Pemimpin Asing” ini terdapat rencana CIA untuk membunuh Presiden RI pertama, Soekarno.

Di halaman kelima dokumen tersebut terdapat hasil interogasi dengan Richard Bissell, Wakil Direktur bidang Perencanaan CIA saat itu.

“Bissell juga diinterogasi mengenai diskusi di dalam Badan tersebut mengenai kemungkinan upaya pembunuhan Presiden Soekarno dari Indonesia yang prosesnya sudah sampai pada titik identifikasi siapa yang bisa direkrut untuk upaya ini,” tulis komisi tersebut.

Namun demikian, rencana tersebut tidak pernah terlaksana. Menurut pengakuan Bissel, CIA sama sekali tidak terlibat di dalam kematian Soekarno.

Selain Soekarno, dokumen ini juga mengungkap soal wacana membunuh pemimpin asing lainnya seperti pemimpin Kuba Fidel Castro, hingga Presiden Dominika Rafael Trujillo.

Pengungkapan dokumen rahasia tersebut dilakukan Trump sesuai dengan mandat dari Kongres pada 1992 yang menetapkan agar dokumen penyelidikan kematian kasus pembunuhan John F Kennedy pada 22 November 1963 lalu harus dibuka bagi publik paling lambat pada 26 Oktober 2017.

Namum demikian, Trump tidak merilis secara keseluruhan karena CIA dan FBI memintanya untuk tetap merahasiakannya demi keamanan.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Beredar Surat Warga Diminta Bayar Rp 100 Ribu Untuk Pengerukan Got di Sunter

Beredar Surat Warga Diminta Bayar Rp 100 Ribu Untuk Pengerukan Got di Sunter

Jakarta – Warga DKI Jakarta baru-baru ini dihebohkan dengan postingan sebuah surat edaran yang meminta ...