Home > Ragam Berita > Nasional > Gerindra Tegaskan Tidak Setuju dengan Penamaan Poros Mekah

Gerindra Tegaskan Tidak Setuju dengan Penamaan Poros Mekah

Jakarta – Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono tidak setuju dengan penamaan Poros Mekah yang disebut-sebut diisi oleh partai-partai Islam.

Gerindra Tegaskan Tidak Setuju dengan Penamaan Poros Mekah

“Tidak ada yang menyebut Poros Mekkah,” kata Ferry pada Rabu (20/6/2018).

Istilah poros Mekah muncul pertama kali dari Sekjen Sekretariat Bersama (Sekber) Indonesia, Muhamad Idrus. Sekretariat Bersama merupakan wadah yang berisi gabungan tiga partai yaitu Gerindra, PAN, dan PKS. Idrus mengatakan istilah poros Mekkah merupakan amanat pentolan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab setelah keduanya bertemu di Mekah.

Ferry mengatakan memang pernah ada pertemuan antara Gerindra dengan Rizieq. “Pertemuan di Mekah adalah pertemuan antara Pak Prabowo, Pak Amien Rais dan Habib Rizieq di sela-sela kegiatan umroh Pak Prabowo dan Amien, dan ada pertemuan ketua majelis Syuro PKS dengan Pak Habib Rizieq,” kata dia. “Tapi tidak pernah ada poros Mekkah.”

Ferry mengatakan memang sempat muncul istilah koalisi keumatan. Nama itu juga dibuat oleh pimpinan FPI Rizieq Syihab. Dia berharap partai-partai yang bergabung dalam koalisi ini juga melakukan pembelaan terhadap umat Islam. “Kami memang berkoalisi tetapi belum ada namanya,” kata Ferry.

Baca juga: Sandiaga Uno Imbau PNS di Lingkungan Pemprov Lebih Semangat

Ferry juga menolak istilah Poros Beijing yang disebut-sebut sebagai koalisi pendukung Joko Widodo. “Saya tidak setuju dengan adanya penamaan Poros Mekah karena pertama kami tidak pernah menyebut diri sebagai Poros Mekah,” kata Ferry.

“Dan tidak setuju dengan penyebutan Poros Beijing. Seperti seolah-olah ada dikotomi padahal kan tidak ada yang namanya Poros Beijing dan Poros Mekkah,” tambahnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Citilink Bantah Kabar Pesawatnya Hilang dari Radar

Citilink Bantah Kabar Pesawatnya Hilang dari Radar

Surabaya – Maskapai penerbangan Citilink Indonesia membantah kabar bahwa pesawatnya dengan nomor penerbangan QG 801 ...