Home > Ragam Berita > Nasional > Habibie Minta Rakyat Indonesia Memilih Presiden Yang Mampu dan Memberikan Kerja Nyata

Habibie Minta Rakyat Indonesia Memilih Presiden Yang Mampu dan Memberikan Kerja Nyata

Jakarta – Mantan Presiden RI, BJ Habibie menghimbau agar rakyat Indonesia memilih Presiden yang dekat dengan rakyat dan mampu memberikan kerja nyata pada Pilpres 2019 mendatang.

Habibie Minta Rakyat Indonesia Memilih Presiden Yang Mampu dan Memberikan Kerja Nyata

“Sekarang kita harus tingkatkan produktivitas sumber daya manusia. Oleh karena itu leadership yang kita butuhkan pertama yang benar-benar dekat dengan rakyat dan mempunyai suatu proses yang nyata,” kata Habibie di kediamannya di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (22/7/2018).

Habibie mengibaratkan presiden adalah seorang sopir bus yang membawa rakyatnya, yang ia ibaratkan sebagai penumpang.

“Anggap Anda punya bus, bus itu penumpangnya bus itu namanya RI, penumpangnya rakyat Indonesia, pengemudi bus itu adalah Presiden, dia harus ke titik A,” tuturnya.

Seorang sopir bus menurut Habibe harus bisa mengendalikan kendaraannya dengan benar dan membawa penumpangnya ke tujuan.

“Yang menentukan ke titik A itu ada penumpangnya, dia bayar pajak, dia membiayai semua. Tapi bus itu hanya bisa bergerak, kalau dia punya gas, gas itu dia tekan, bergerak. Tetapi kalau hanya gas saja, tidak cukup, dia butuh rem. Karena kalau dia cukup gas, baru keluar, bisa tabrak mobil atau tabrak pohon. Kecelakaan. Jadi dia butuh rem,” paparnya.

Bappenas yang diibaratkannya sebagai rem harus bisa melihat kondisi ekonomi global, sedangkan gas adalah mereka yang memikirkan mikro ekonomi dan teknologi.

“Kalau rem nya itu siapa, itu yang memikirkan makro ekonomi, Bappenas karena harus melihat keadaan global, yang namanya gas, yang memikirkan mikro ekonomi dan tekno. Karena dia harua tahu persis apa yang ada di sumber daya manusia. Dua-duanya dikendalikan oleh namanya Presiden,” jelas Habibie.

Namum demikian, sopir bus juga membutuhkan peta, yang menurut Habibie yakni Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

“Tapi dia butuh peta harus mau kemana. Nah peta itu disusun bersama dengan namanya garis haluan besar negara (GBHN), GBHN,” bebernya.

Habibie juga meminta agar Presiden yang terpilih memiliki rekam jejak yang nyata dan mampu melaksanakan GBHN.

“Sekarang kita memilih siapa yang leadernya? Yang menjadi Presiden? Pilih yang mampu. Tidak pernah berbicara, jejak-jejaknya nyata, mampu melaksanakan GBHN,” pungkasnya.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Sandiaga Bakal Gandeng AHY Untuk Raup Pemilih Milenial

Sandiaga Bakal Gandeng AHY Untuk Raup Pemilih Milenial

Jakarta – Sandiaga Uno dikabarkan akan menempatkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai salah satu juru ...