Jakarta – Dalam debat kedua capres untuk Pilpres 2019, calon presiden petahana Jokowi menyebut lawannya, Prabowo Subianto, menguasai lahan hingga ratusan ribu hektar di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

Apakah benar demikian?

Jokowi Sebut Prabowo Kuasai Lahan Ratusan Ribu Hektar, Ini Buktinya

Dikutip dari detikFinance, Senin (18/2/2019), melalui kuasa hukumnya Hotman Paris, perusahaan milik Prabowo PT Kaltim Nusantara Coal (KNC) diberitakan memenangkan perebutan konsesi lahan tambang batubara seluas 10.000 hektar di Kutai Timur, dari perusahaan asal Inggris, Churchill Mining Plc, pada 2013 lalu.

Menurut Hotman, pihaknya memenangkan gugatan tersebut hingga ke tingkat peninjauan kembali (PK) di Mahkamah Agung.

“Sejak gugatan ditingkat pertama PTUN Samarinda, PTTUN di Jakarta, Kasasi di MA hingga PK semua dimenangkan oleh Kaltim Nusantara Coal,” ujar Hotman, di Kantornya Gedung Summitmas Tower I Sudirman, pada 25 Juli 2013.

Dengan dimenangkannya gugatan tersebut, Kaltim Nusantara Coal disebutnya berhak untuk mengelola ‘harta karun’ di Kutai Timur.

“Mengapa saya sebut harta karun? Karena nilai batu bara dari yang digugat oleh Churchill yakni mencapai US$ 1,8 miliar, uang sebanyak itu kalau dimiliki oleh orang Indonesia, dia akan menjadi seorang konglomerat terkaya di Indonesia,” ungkap Hotman.

Selain itu, Prabowo juga tercatat memiliki perusahaan Kertas Nusantara yang berlokasi di Mangkajang-Berau, Kalimantan Timur. Pabrik ini berdiri di lahan seluas 3.400 hektar, dan merupakan merupakan satu-satunya pabrik bubur kertas (pulp) yang terbesar di Asia Tenggara.

Sebelumnya dalam debat kedua Pilpres 2019, Jokowi menyebutkan bahwa Prabowo menguasai lahan hingga ratusan ribu hektar di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

“Saya tahu pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur. Sebesar 220.000 hektare,” kata Jokowi dalam Debat Capres Jilid 2 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

“Juga di Aceh Tengah 120.000 hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya,” imbuh Jokowi.
(samsularifin – harianindo.com)