London – Penyerang Chelsea, Alvaro Morata, mengaku banyak menderita pada era kepelatihan Antonio Conte. Bukan karena hubungan yang buruk, tapi lebih pada faktor gaya bermain dan taktik pilihan Conte.

Morata Akui Tidak Nyaman Selama Dilatih Antonio Conte

Morata

Morata bergabung dengan Chelsea pada awal musim 2017/18 lalu. Di awal musim, pemain asal Spanyol menjalani segalanya dengan mulus. Enam laga perdana, Morata sukses menjaringkan enam gol ke gawang lawan di Premier League.

Namun, masuk paruh kedua musim lalu, cedera dan beberapa hal lain membuat aksi Morata menurun. Morata pun hanya mempu menambah lima gol pada sisa laga di Premier League musim 2018/19.

Morata mengaku jika dia tidak cukup nyaman dengan gaya bermain diterapkan oleh Conte. Dia pun menyadari gagal membayar apa yang sudah dilakukan oleh Chelsea untuknya sepanjang musim lalu.

Sejatinya, Morata bukan sosok yang asing dengan Conte. Keduanya sudah pernah bekerja sama di Juventus. Tapi, Morata mengaku tidak nyaman saat di Chelsea. Dia tidak cocok dengan gaya bermain Conte.

“Ya, ya, ya. Bagi saya, memang saya menderita. Ini bukan tentang apa-apa, tapi lebih tentang gaya bermain. Itu bukan permainan yang saya sukai dan seaya menderita karena itu,” kata Morata sebagaimana diberitakan Cadena Ser pada Rabu (5/9/2018).

“Pada saat ini, kritik seperti itu adalah hal yang normal untuk dikatakan. Chelsea telah membuat upaya besar untuk saya dan saya tidak bisa membayarnya. Saya harusnya bisa memberikan dua kali lipat. Saya tidak bisa hanya mencetak 15 gol,” tandasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)