Home > Gaya Hidup > Kalau Lagi Gituan Jangan Mendesah Terlalu Keras Jika Tak Ingin Bernasib Seperti Wanita Ini

Kalau Lagi Gituan Jangan Mendesah Terlalu Keras Jika Tak Ingin Bernasib Seperti Wanita Ini

Birmingham – Terkadang saat sedang berhubungan intim, Anda akan merasa kesulitan mengatur volume suara saat mencapai klimaks kenikmatan. Namun Anda tetap wajib mengatur volume desahan Anda jika tak ingin bernasib seperti perempuan dari Birmingham satu ini.

Seperti dilansir dari Mirror, Senin (4/1/2016), Gemma Wale (22) dilaporkan oleh tetangganya ke polisi, setelah sang tetangga merasa terganggu oleh volume suara desahan Gemma saat berhubungan seksual dengan suaminya. Bahkan Gemma dijatuhi hukuman kurungan penjara selama dua minggu akibat aksi berlebihannya di ranjang.

Selain dijatuhi hukuman kurungan penjara, perempuan yang tinggal di Birmingham ini juga dikenai denda senilai Rp. 3,2 juta.

Sebenarnya hukuman yang dijatuhkan terhadap Gemma Wale tidak hanya karena dirinya mendesah terlalu keras saat bercinta. Namun karena ia dan suaminya sering cekcok dengan membanting pintu, melempar perabotan di rumah, hingga saling mengumpat yang akhirnya membuat tetangganya merasa terganggu.

Jadi sudah paham kan? Jangan sampai suara desahan Anda saat bercinta sampai mengganggu tetangga Anda ya, karena bisa jadi tetangga Anda melapor polisi karena merasa terganggu kenyamanannya di rumah. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Tato Wulan Guritno Yang Banyak Diperbincangkan Netizen

Inilah Tato Wulan Guritno Yang Banyak Diperbincangkan Netizen

Jakarta – Tato memang salah satu seni lukis tubuh yang digemari, terutama bagi kalangan artis. ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis