Home > Hiburan > Gosip > Makna Peringatan Hari Raya Idul Adha Bagi Syahrini

Makna Peringatan Hari Raya Idul Adha Bagi Syahrini

Jakarta – Pada setiap Hari Raya Idul Adha, artis Syahrini dan keluarganya pasti menyempatkan diri untuk berziarah ke makam ayahanda Syahrini yang telah meninggal sejak Januari 2011 lalu.

Makna Peringatan Hari Raya Idul Adha Bagi Syahrini

“Ziarah kan karena sebelum puasa, Idul fitri sudah ziarah, jadi sekarang dimanfaatkan. Tadi langsung parkir di samping makam. Langsung ziarah ke makam almarhum. Simbol aja kan kita tidak harus berdoa di makam almarhum kan, kita hanya berdoa kepada Allah. Kita berdoa setiap hari dalam salat sudah pasti,” ujar Syahrini di kawasan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/9).

Pada Hari Raya Idul Adha kali ini, Syahrini juga tidak lupa untuk berdoa agar diberi kelancaran dalam hal jodoh, karir, dan rejekinya.

“Allah tambahkan kembali rejekinya, kariernya lancar dan supaya terus berkarya. Rencana mau keluarin single lagu single terbaru insyaallah keluar menuju akhir tahun. Aku ingin launching. Mudah-mudahan karya in aku bisa diterima,” katanya.

Syahrini bersama keluarga juga melaksanakan ibadah bersama dan berkumpul bersama keluarga sambil menyumbangkan tiga ekor sapi bagi warga yang membutuhkan.

“Kadang-kadang saat memaknai Idul Adha. Itu adalah salah satu faktor yang membuat Syahrini menjadi Muslimah. Suasana itu yang menjadi misi saya untuk menjalankan perintah Allah,” tandasnya.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Ayu Ting Ting Unggah Foto Bareng Seorang Pria, Siapa ?

Ayu Ting Ting Unggah Foto Bareng Seorang Pria, Siapa ?

Jakarta – Baru-baru ini Ayu mengunggah sebuah foto bersama pria. Ia mengunggah foto dirinya bersama ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis