Home > Ragam Berita > Nasional > Ryamizard Ryacudu : Agama dan Politik Tidak Bisa Dicampuradukkan demi Kepentingan Tertentu

Ryamizard Ryacudu : Agama dan Politik Tidak Bisa Dicampuradukkan demi Kepentingan Tertentu

Jakarta – Agama kini menjadi sebuah isu yang dapat membuat kericuhan. Beberapa pihak pun dinilai telah menunggai aspek tersebut dengan muatan politik. Karena itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu angat bicara. Menurut dia, agama dan politik tidak bisa dicampuradukkan untuk memenuhi kepentingan kelompok atau perseorangan.

Ryamizard Ryacudu : Agama dan Politik Tidak Bisa Dicampuradukkan demi Kepentingan Tertentu

“Saya minta jangan mencampuradukkan agama dengan politik. Agama pasti benar karena dari Allah, dari Tuhan. Tapi politik ada yang benar banyak yang tidak benar. Yang tidak benar ini bermain-main,” kata Menhan Ryamizard pada Jumat (11/11/2016).

Dalam kesempatan itu, dia meminta agar ustadz atau ulama yang berceramah di televisi atau di manapun agar menyampaikan menjaga persatuan Indonesia dan bela negara. “Yang baik katakan baik, yang salah ya salah,” tuturnya.

Dia mengatakan agama harus dijadikan landasan dalam berpolitik bukan sebaliknya. Menurutnya, hanya melalui persatuan dan kesatuan maka masalah di masyarakat bisa ditangani.

Baca juga: KH Hasyim Muzadi Tegaskan Negara Tidak Memihak Dalam Tangani Kasus Ahok

Ryamizard menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam musyawarah mencapai mufakat bisa menciptakan iklim yang kondusif bagi bela negara.

“Politik merupakan pemikiran manusia berdasarkan asumsi, persepsi, kepentingan bisa benar bisa salah. Sebagai agama yang rahmatan lil alamin Islam harus bisa meluruskan kebijakan politik kita yang tidak sesuai,” ujarnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

MA Kabulkan Perintah Presiden Larang Umat Muslim Dari Enam Negara Masuk ke AS

MA Kabulkan Perintah Presiden Larang Umat Muslim Dari Enam Negara Masuk ke AS

Washington – Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (AS) akhirnya mengabulkan perintah dari Presiden Donald Trump ...