Home > Gaya Hidup > Sebaiknya Diperhatikan! Asap Rokok Elektrik Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Sebaiknya Diperhatikan! Asap Rokok Elektrik Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Jakarta – Tren mulai beralihnya perokok untuk memilih rokok elektrik atau biasa disebut vape ketimbang rokok konvensional mulai banyak ditemui di masyarakat perkotaan. Anggapan bahwa vape lebih aman bagi kesehatan membuat para perokok lebih memilih vape. Namun apakah benar lebih sehat?

Sebaiknya Diperhatikan! Asap Rokok Elektrik Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Dikutip dari Dailymail, Rabu (16/8/2017), sebuah penelitian yang dilakukan West Virginia University mengungkapkan bahwa menghirup asap vape dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri hingga 30 persen.

Pada penelitian yang menggunakan tikus sebagai bahan percobaan, dibagi menjadi dua kelompok yakni yang terpapar asap vape dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Kelompok tikus pertama terpapar asap vape hanya dalam waktu 5 menit setiap hari, sedangkan kelompok kedua terpapar selama 20 jam seminggu selama delapan bulan.

Dari hasil penelitian tersebut, hanya dibutuhkan waktu 1 jam untuk pembuluh darah arteri menyempit sebesar 30 persen setelah tikus terpapar asap vape selama 5 menit.

Sedangkan untuk tikus yang terpapar asap vape dalam jangka panjang, kemampuan pembuluh darah untuk mengembang menjadi berkurang dan kaku dibandingkan dengan tikus yang tidak terpapar nikotin.

Menurut penuturan dokter umum RS Persada Medika dr. Irwan Heriyanto, MARS, rokok dalam bentuk apapun tetap berbahaya bagi kesehatan.

“Saya tidak rekomendasikan penggunaan rokok dalam bentuk apapun. Baik masalah kecil hingga besar tetap akan dirasakan. Begitu juga dengn asap yang dikeluarkannya. Walau biasanya beraroma sedap, tetap saja berbahaya,” ungkap dr. Irwan.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Wow, Ternyata Tangan Bisa Jelaskan Kondisi Kesehatan

Cara Mudah Mendeteksi Penyakit Dengan Melihat Kondisi Tangan

Jakarta – Mengetahui adanya penyakit sejak dini akan mempermudah seseorang untuk mengobati penyakitnya, dibandingkan bila ...