Home > Ragam Berita > Nasional > Akbar Tandjung Dorong Kader Golkar Daerah Ajukan Penggantian Setya Novanto

Akbar Tandjung Dorong Kader Golkar Daerah Ajukan Penggantian Setya Novanto

Jakarta – Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mendorong pengurus Golkar di daerah untuk bergerak menuntut pergantian Setya Novanto dari posisi ketua umum Partai Golkar.

Akbar Tandjung Dorong Kader Golkar Daerah Ajukan Penggantian Setya Novanto

Akbar mengaku sudah dihubungi oleh sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar tingkat provinsi. Pengurus Golkar di daerah merasa tidak nyaman dengan posisi Setya Novanto yang saat ini berstatus tersangka kasus korupsi E-KTP dan juga tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Ya DPD I kan juga sudah menyampaikan beberapa pendapat dan saya juga sudah pernah dihubungi oleh mereka. Ya saya bilang, ‘Ya kalian dong, kalian kan yang punya basis secara organisasi untuk menyampaikan pendapat-pendapatnya’,” kata Akbar di Jakarta pada Kamis (23/11/2017).

Menurut Akbar, pengurus DPD 1 khususnya yang ada di Pulau Jawa bisa mengumpulkan DPD dari luar Jawa.

Baca juga: Presiden Jokowi Berikan Tanggapan Terkait Soal Pengganti Gatot Nurmantyo

Para pengurus DPD ini kemudian bisa menyamakan persepsi mengenai upaya penyelamatan Partai Golkar. Bahkan, Akbar menyebut 34 DPD di Indonesia bisa menginisiasi musyawarah nasional Luar biasa, forum tertinggi di Partai Golkar untuk memilih ketua umum.

“Kalau mereka sudah melihat jalan terbaik segera diadakan munaslub,” ucap Akbar.

Akbar mengatakan, saat ini pengurus Golkar di daerah menjadi satu-satunya harapan untuk mendorong munaslub. Sebab, rapat pleno DPP Partai Golkar pada Selasa (21/11/2017) memutuskan untuk mempertahankan Novanto sampai adanya putusan praperadilan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Airlangga Hartarto Terpilih Sebagai Ketua Umum Golkar Gantikan Setya Novanto

Airlangga Hartarto Terpilih Sebagai Ketua Umum Golkar Gantikan Setya Novanto

Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, terpilih sebagai Ketua Umum Golkar menggantikan Setya Novanto dalam ...