Home > Ragam Berita > Internasional > PBB Nilai Tindakan Rodrigo Duterte Sangat Memalukan

PBB Nilai Tindakan Rodrigo Duterte Sangat Memalukan

Washington – Pejabat tinggi PBB menyebut Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerlukan pemeriksaan kondisi kejiwaan.

PBB Nilai Tindakan Rodrigo Duterte Sangat Memalukan

Presiden Filipina Rodrigo Duterte

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Zeid Ra’ad Al Hussein menyusul komentar tak pantas yang dilontarkan Duterte terhadap seorang pelapor khusus PBB.

Dalam sebuah pertemuan dengan utusan Filipina di Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Jumat (9/3/2018), Zeid menyampaikan kekecewaannya terhadap Duterte yang dinilai telah mengancam pelapor PBB. Zeid mengutip pemberitaan oleh media Filipina pada November 2017 lalu, yang menyebut Duterte telah menggunakan kata-kata kotor dan mengancam akan menampar pelapor khusus PBB, Agnes Callamard.

Callamard, yang menjadi pelapor khusus PBB untuk kasus pembunuhan ekstra-yudisial menyampaikan kritikannya terhadap kampanye pembebasan narkoba yang dilakukan Duterte.

“Tindakan itu benar-benar memalukan bahwa presiden sebuah negara dapat mengeluarkan kata-kata tak pantas, menggunakan bahasa yang paling buruk terhadap seorang pelapor yang sangat dihormati,” kata Zeid kepada wartawan, Jumat (9/3/2018).

Zeid menyebut bukan kali itu saja Duterte melakukan tindakan yang melawan utusan PBB. Dia menyebut Presiden Filipina itu juga pernah melaporkan tuntutan terorisme terhadap utusan PBB.

Sementara itu, Kementerian Peradilan Filipina telah mendakwa pelapor khusus PBB untuk hak-hak masyarakat adat, Victoria Tauli Carpuz sebagai teroris dan anggota Partai Komunis Filipina.

Baca juga: Diduga Terlibat Jaringan Gulen, Puluhan Guru Ini Ditahan Otoritas Keamanan Turki

Zeid mengatakan, Carpuz menjadi sasaran karena komentarnya mengenai dugaan pembunuhan penduduk asli di wilayah selatan Mindanao, di mana Duterte memberlakukan status darurat militer.

“Hal ini tidak bisa diterima karena pelapor khusus yang bertindak atas nama masyarakat internasional keahliannya diakui Dewan Hak Asasi Manusia PBB justru diperlakukan seperti itu,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pabrik Kimia di Cina Meledak, Belasakan Orang Meninggal

Pabrik Kimia di Cina Meledak, Belasakan Orang Meninggal

Sichuan – Sebuah pabrik kimia di Cina dihantam ledakan mengakibatkan 19 orang tewas dan melukai ...