Home > Ragam Berita > Nasional > Pengamat Politik Nilai Gatot Nurmantyo Sulit Bersaing di Pilpres 2019

Pengamat Politik Nilai Gatot Nurmantyo Sulit Bersaing di Pilpres 2019

Jakarta – Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo dinilai sulit untuk bisa berlaga di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 mendatang. “Saya terus terang melihat untuk maju (Pilpres) pun masih sulit,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya pada Jumat (16/3/2018).

Pengamat Politik Nilai Gatot Nurmantyo Sulit Bersaing di Pilpres 2019

Gatot Nurmantyo

Kesimpulan itu diambilnya saat melihat komposisi bakal calon presiden yang berpeluang melaju dalam kontes politik tahun depan.

Kelompok yang menamakan diri Selendang Putih Nusantara direncanakan bakal mendeklarasikan Gatot Nurmantyo sebagai bakal calon presiden 2019 pada April mendatang setelah dia resmi pensiun. “Insya Allah (akan segera deklarasi),” ujar Ketua Relawan Selendang Putih Nusantara, Rama Yumatha.

Relawan Selendang Putih Nusantara mengklaim sebagai tim yang beroperasi secara mandiri.

Menurut analisis Yunarto, ada dua pilihan apabila Gatot hendak maju berlaga dalam pilpres. Yang pertama, adalah diusung oleh poros Prabowo Subianto, dengan catatan Prabowo memilih tidak menjadi kandidat presiden, melainkan hanya menjadi kingmaker dan memajukan orang lain.

Baca juga: PN Jaksel Hadirkan Saksi Dalam Sidang Kasus Bom Sarinah

“Yang bisa bikin poros lagi (selain inkumben Joko Widodo) memang terpusat di Prabowo,” kata dia.

“Di situ akan muncul nama Anies Baswedan ataupun Gatot Nurmantyo. Dengan catatan, Prabowo sebagai kingmaker bukan kandidat,” tambahnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Ketua MUI Sebut Sah-Sah Saja Gerakan #2019GantiPresiden

Ketua MUI Sebut Sah-Sah Saja Gerakan #2019GantiPresiden

Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin menyebutkan bahwa sah-sah saja masyarakat melakukan ...