Home > Ragam Berita > Nasional > Berikut Daftar 18 Korban Meninggal Dunia Akibat Kemacetan di Brebes

Berikut Daftar 18 Korban Meninggal Dunia Akibat Kemacetan di Brebes

Brebes – Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Brebes dan Kepolisian terus berupaya mengurai kemacetan di pintu keluar Tol Brebes Timur. Pemerintah membagikan nasi bungkus kepada pemudik yang terjebak macet.

Berikut Daftar 18 Korban Meninggal Dunia Akibat Kemacetan di Brebes

Berikut data 18 korban meninggal di Kabupaten Brebes.

1.Taklim, 46, pengendara sepeda motor meninggal karena menabrak sepeda motor lainnya, 29 Juni.
2.Seseorang berusia 24 tahun asal Banyumas meninggal setelah sepeda motor yang ia kendarai menabrak truk yang sedang berhenti di depan rumah makan Amanda di Kecamatan Paguyangan, 30 Juni.
3.Okta Tri Utami, 36, meninggal setelah mobil Toyota Innova yang ia tumpangi menabrak pohon di jalan alternatif Songgom-Larangan, 30 Juni. Kecelakaan ini juga melukai M. Irmansyah, 39, Erni Rosita, 19, dan Rio, 2.
4.Taryona, 39, meninggal karena tertabrak kereta api di wilayah Mundu, Tanjung, Brebes, 1 Juli.
5.Komar, 40, pengemudi becak, meninggal ditabrak kendaraan pemudik, 1 Juli. Pelaku melarikan diri.
6.Khariri, 40, meninggal karena tersetrum di Karangdempel, Losari, 2 Juli.
7.Azizah, 1,4, meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Tanjung, 3 Juli. Ia diduga meninggal karena keracunan karbon dioksida. Mobil yang ia tumpangi terjebak macet lebih dari enam jam menjelang pintu keluar Tol Brebes Timur.
8.Yuni Yati, 50, warga Magelang, dalam kondisi sakit keras terjebak macet di Tol Brebes, 3 Juli. Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Asih, namun meninggal.
9.Turinah, 53, warga Kebumen, meninggal di Rumah Makan Minang Karangbale, 3 Juli.
10.Sundari, 58, warga Kendal, meninggal karena sakit di Bus Pahala Kencana yang terjebak macet, 4 Juli.
11.Susyani, 36, warga Bogor, pingsan saat turun dari Bus Rosalia Indah. Korban mengeluh pusing karena bus yang ia tumpangi kena macet di Tol Brebes. Ia sempat dibawa ke Puskesmas Larangan, namun meninggal, 4 Juli.
12.Sariyem, 45, warga Banyumas, diturunkan dari mobil travel di Klinik dr Desy Wanacala. Saat itu, Sariyem pingsan karena kelelahan. Setelah diperiksa, ia meninggal, 4 Juli.
13.Suharyati ,50, turun dari Bus Sumber Alam karena tidak kuat menghadapi macet. Saat turun, ia pingsan dan muntah-muntah. Dalam perjalanan ke rumah sakit, ia meninggal, 4 Juli.
14.Poniatun, 46, warga Kebumen, turun dari Bus Zaki Trans di Rumah Makan Mustika Indah, Kecamatan Tonjong. Tak lama kemudian, ia meninggal, 4 Juli.
15.Rizaldi Wibowo, 17, warga Kendal, meninggal di dalam bus, 5 Juli.
16.Suhartiningsih, 49, warga Jakarta, meninggal di dalam mobil pribadi, 5 Juli.
17.Sumiatun, 67, warga Serpong, Tangerang, meninggal di dalam bus, 5 Juli.
18.Sri, 40, warga Wonogiri, meninggal dalam perjalanan menggunakan mobil pribadi. Penyebab korban meninggal diduga sakit jantung dan kelelahan, 4 Juli. (Hendy – harianindo.com)

x

Check Also

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Jakarta – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menyindir langkah Gerindra yang keluar dari keanggotaan Pansus ...