Home > Ragam Berita > Internasional > Hillary Nilai Pernyataan Keras Trump Terhdap Korut Sangat Merugikan

Hillary Nilai Pernyataan Keras Trump Terhdap Korut Sangat Merugikan

Washingaton – Hillary Clinton mengatakan komentar keras Presiden AS Donald Trump terhadap Korea Utara (Korut) di Twitter, hanya akan menguntungkan Korut. Sebaliknya, komentar itu justru akan merugikan AS

Hillary Nilai Pernyataan Keras Trump Terhdap Korut Sangat Merugikan

“Penghinaan di Twitter telah menguntungkan Korea Utara, saya rasa itu tidak memberikan keuntungan untuk Amerika Serikat,” ujar Clinton, di sebuah acara di Seoul, Korea Selatan, Selasa (17/10/2017).

Perang kata-kata terjadi setelah Trump menyebut pemimpin Korut Kim Jong Un ‘Little rocket man’. Ia juga bersumpah akan menghancurkan Korut jika berani mengancam AS atau sekutu-sekutunya. Sementara Kim membalas Trump dengan menyebutnya ‘pria tua yang cacat mental’ dan ‘anjing gila’.

Clinton juga memperingatkan, ancaman perang AS terhadap Korut di Semenanjung Korea akan menimbulkan bahaya besar. Ia mendesak AS untuk membawa semua pihak yang bersengketa ke meja perundingan.

Mantan Menteri Luar Negeri AS ini mengatakan sekutu Washington semakin menunjukkan keprihatinan kepada AS. Mereka menasehati Washington untuk menghindari ancaman Korut dan lebih banyak bersabar.

“Tidak perlu kita bersikap lantang dan agresif (atas Korea Utara),” ungkap Clinton. Ia menegaskan, perlunya tekanan yang lebih besar pada Korut dan perlunya upaya diplomasi untuk membawa Pyongyang ke meja perundingan.

Clinton meminta agar Cina juga mengambil peran yang lebih besar. Mengenai peran Cina dalam mengekang di Korut, Clinton mengatakan Beijing akan lebih baik jika mencoba memperketat dan benar-benar memberlakukan sanksi terhadap Korut. (Tita Yanuantari – harainindo.com)

x

Check Also

Emmerson Mnangagwa Diduga sebagai Otak Dalam Kudeta Zimbabwe

Emmerson Mnangagwa Diduga sebagai Otak Dalam Kudeta Zimbabwe

Jakarta – Wakil presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa, 75 tahun, disebut-sebut sebagai dalang kudeta militer untuk ...