Home > Teknologi > Sains > Meski Dijaga Tentara Bersenjata 24 Jam, Badak Putih Utara Jantan Terakhir Akhirnya Mati

Meski Dijaga Tentara Bersenjata 24 Jam, Badak Putih Utara Jantan Terakhir Akhirnya Mati

Jakarta – Sudan, nama badak putih utara berjenis kelamin jantan yang tertinggal akhirnya mati setelah menderita berbagai komplikasi penyakit.

Meski Dijaga Tentara Bersenjata 24 Jam, Badak Putih Utara Jantan Terakhir Akhirnya Mati

Dengan matinya Sudan maka populasi badak putih utara yang memiliki nama latin Ceratotherium simum cottoni ini tinggal menunggu waktu untuk punah karena Sudan merupakan badak putih utara jantan yang tersisa.

Sedangkan dua ekor badak putih utara yang masih hidup berjenis kelamin betina.

Selama ini, Sudan ditempatkan di penangkaran khusus, Balai Konservasi OI Pejeta, Kenya, untuk dibiakkan dengan segala cara.
Namun sayangnya, sebelum hal itu terwujud Sudan tidak dapat bertahan hidup.

Setiap hari Sudan dijaga ketat oleh paling tidak tiga hingga empat orang tentara bersenjata laras panjang selama 24 jam untuk menjaga dari para pemburu liar.

Perburuan terhadap badak putih utara memang dikenal sangat masif selama ini.

Pada tahun 1960, populasi badak putih utara masih tercatat 2.000 ekor di dunia. Namun pada tahun 1984 jumlahnya menyusut drastis hingga hanya tersisa 15 ekor saja.

Para pemburu membunuh badak putih utara untuk diambil culanya yang konon harganya bisa mencapai Rp 900 juta per kilogramnya.

Meski Dijaga Tentara Bersenjata 24 Jam, Badak Putih Utara Jantan Terakhir Akhirnya Mati

Dikutip dari CNN, Selasa (20/3/2018), tim dokter hewan dari OI Pejeta terpaksa menyuntik mati Sudan pada Senin (19/3/2018) karena Sudan mengalami berbagai komplikasi penyakit. Di antaranya, penurunan fungsi otot dan tulang, serta luka di kulit yang semakin meluas.

Namun demikian, ABC News melaporkan bahwa tim konservasi telah berhasil mengambil sampel genetik dari Sudan sebelum dia disuntik mati.

Karena itu, dunia masih berharap spesies badak putih utara atau Northern White Rhinocheros masih bisa bertahan dengan teknologi fertilisasi in vitro (IVF), dimana dokter hewan akan melakukan inseminasi buatan kepada dua ekor badak putih utara betina yang masih tersisa.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Dua Boss Teknologi Ini Justru Larang Anak-Anaknya Gunakan Gadget Karena Ini

Dua Boss Teknologi Ini Justru Larang Anak-Anaknya Gunakan Gadget, Karena Ini

Jakarta – Penggunaan gadget sudah merambah hampir seluruh penduduk di dunia, mulai dari anak-anak hingga ...