Home > Ragam Berita > Nasional > Roy Suryo Minta KPK Tindak Lanjuti Pengakuan Setnov Terkait Politisi PDIP

Roy Suryo Minta KPK Tindak Lanjuti Pengakuan Setnov Terkait Politisi PDIP

Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Roy Suryo, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar menindaklanjuti pengakuan mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) terkait sosok yang ikut menerima aliran dana proyek e-KTP.

Roy Suryo Minta KPK Tindak Lanjuti Pengakuan Setnov Terkait Politisi PDIP

Roy Suryo Minta KPK Tindak Lanjuti Pengakuan Setnov Terkait Politisi PDIP

Roy Suryo menjelaskan bahwa tindakan tersebut perlu dilakukan agar masyarakat tidak berpandangan bahwa hukum bertindak tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Menurutnya pemberantasan kasus korupsi perlu dilakukan secara tuntas hingga ke akarnya.

“Seharusnya (menindaklanjuti). Hukum tajam juga ke atas, tidak hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegas Roy Suryo, saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (23/03/2018).

Roy Suryo mengatakan bahwa seseorang dalam ruangan sidang dituntut untuk mengaku dibawah sumpah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. Oleh karena itu ia meminta kepada lembaga antirasuah tersebut untuk mempertimbangkan tindaklanjut dari pengakuan Setnov.

Baca juga : Inilah Sosok Yang Disebut Setnov Kurir Fee Untuk Puan dan Pramono Anung

“Kita sudah sering mendengar, bahwa pengakuan seseorang dalam ruangan sidang itu disumpah kepada Tuhan. Jadi harus ada tindakan dari KPK,” tegasnya.

Diketahui Setya Novanto kini telah menjadi terdakwa dalam kasus tindakan korupsi e-KTP. Dalam persidangan, Setnov menyebutkan sejumlah nama yang ikut menerima aliran dana proyek e-KTP. Diantara nama-nama tersebut, ada dua nama politikus elit dari fraksi PDI Perjuangan.

Dua nama yang disebutkan Setnov adalah Menko PMK Puan Maharani dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Setnov menyebutkan kedua nama tersebut menerima uang masing-masing sebesar USD 500 ribu.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

BNN Berikan Tanggapan Terkait Kasus Air Rebusan Pembalut BNN Berikan Tanggapan Terkait Kasus Air Rebusan Pembalut

BNN Berikan Tanggapan Terkait Kasus Air Rebusan Pembalut

Jakarta – Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari menuturkan, efek mabuk atau ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135