Home > Ragam Berita > Nasional > Selain Deklarasi Sebagai Capres, Sam Aliano Juga Siap Digandeng Prabowo atau Jokowi

Selain Deklarasi Sebagai Capres, Sam Aliano Juga Siap Digandeng Prabowo atau Jokowi

Jakarta – Selain nama-nama capres yang selama ini diperbincangkan di dunia politik Tanah Air menjelang Pilpres 2019, belakangan muncul satu nama yang dengan percaya diri mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden.

Selain Deklarasi Sebagai Capres, Sam Aliano Juga Siap Digandeng Prabowo atau Jokowi

Nama tersebut adalah pengusaha Sam Aliano, yang bahkan telah berani berjanji akan membiayai umroh seluruh rakyat Indonesia bila dirinya terpilih menjadi presiden nantinya.

Selain mendeklarasikan diri sebagai capres, politisi Partai Islam Damai Aman (Idaman) ini juga menyatakan siap menjadi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto atau Jokowi.

“Saya bersedia kalau ada keputusan dari Pak Prabowo, ini kebanggan saya sebagai WNI,” ujar Sam di sela-sela pendeklarasian dirinya di Gedung Joang 45, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Sam juga menyadari bahwa bisa tidaknya dirinya juga menjadi cawapres Jokowi bergantung dari persetujuan partai politik pendukung Jokowi.

“Jadi memang saat ini tergantung dari partai politik,” katanya.

Namum demikian, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia ini lebih memperjuangkan dirinya menjadi capres terlebih dahulu dengan mulai mengenalkan visi misinya sebagai capres kepada masyarakat.

“Jadi saya juga ingin menjadikan Indonesia sejahtera, tidak seperti sekarang banyak yang berantem. Jadi saya hadir sebagai calon alternatif untuk membawa kedamaian,” ungkapnya.

Selain dikenal sebagai pengusaha, WNI keturunan Turki ini juga aktif di dunia politik dengan menjabat sebagai Bendara Umum Partai Idaman, dan Bendahara Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar).
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

RUU Antiterorisme, PKS : "Maklumi Kalau Prosesnya Lambat"

RUU Antiterorisme, PKS : “Maklumi Kalau Prosesnya Lambat”

Jakarta – Sudah sejak tahun 2016 silam, Revisi UU 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme ...