Jakarta – Juru Bicara Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Ace Hasan Syadzily menyinggung bahwasanya antara Pusat Studi Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dan Indomatrik sama-sama memiliki rekam jejak bermasalah.

Tim Jokowi Samakan Survey Indomatrik Dengan Puskaptis Yang Dianggap Sering Bermasalah

Tim Jokowi Samakan Survey Indomatrik Dengan Puskaptis Yang Dianggap Sering Bermasalah

Pernyataan tersebut diungkapkan Ace bukanlah tanpa dasar. Sebab, kata Ace, keduanya sama-sama pernah dipimpin oleh orang yang sama, yaitu Husin Yazid. Oleh karena itu, Ace menilai hasil yang dimunculkan pun akan sama-sama menguntungkan pihak Prabowo-Sandiaga.

“Antara Puskaptis dan Indomatrik sama saja. Kedua-duanya memiliki rekam jejak bermasalah,” kata Ace saat ditemui di Jakarta, Senin (18/02/2019).

Baca juga : Hasil Survei LSI : Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Ma’ruf di Sumatera Selatan

Lebih lanjut Ace menjelaskan bahwasanya Puskaptis bermasalah pada 2014 karena menjadi satu dari empat lembaga survei yang dituding melakukan manipulasi dan pembohongan publik karena merilis data quick count yang memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa, padahal sejumlah lembaga survei lainnya merilis Jokowi-Jusuf Kalla yang menang. Hasil survei Puskaptis melenceng jauh dari real count KPU.

Oleh karena itu, lembaga yang saat itu masih dipimpin oleh Husin Yazid lantas dikeluarkan dari Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi). Sedangkan Husin Yazid saat ini berganti jabatan menjadi Direktur Riset di Indomatrik.

“Lembaga itu terbukti pernah bermasalah dalam survei dan hitung cepat Pilpres 2014 yang lalu. Saya kira secara tegas Ketua Persepi, lembaga asosiasi survei yang selama ini melakukan menjaga metodologi dan penegakan etika lembaga survei menyatakan Puskaptis dikeluarkan,” jelas Ace.
(Muspri-harianindo.com)