Jakarta – Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais diminta oleh sejumlah tokoh untuk segera menjemput Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Lieus Sungkharisma, selaku Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi menyebut permintaan itu sudah disampaikannya saat bertemu Amien Rais. Lieus menganggap Rizieq sudah waktunya pulang karena Pemilu sudah selesai.

“Sudah terlalu lama Habib Rizieq tinggal di pengungsian. Kini pemilu sudah usai. Sudah saatnya Habib Rizieq dibawa pulang,” ujar Lieus.

Melalui organisasi yang dipimpinnya Lieus mengaku sudah menyampaikan permintaan tersebut langsung kepada Prabowo dan Amien Rais. Ia menganggap Rizieq sebagai aset bangsa yang harus dihormati.

“Jadi, ini adalah aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui Rumah Aspirasi. Karena itulah saya sampaikan permintaan itu pada Pak Amien dan Pak Prabowo,” ujar Lieus.

Prabowo dan Amien diminta tak perlu mempertimbangkan apapun untuk segera menjemput. Lieus menganggap dua tokoh itu adalah orang yang paling mumpuni untuk segera menjamput Rizieq.

“Cukup mereka bawa pulang Habib Rizieq ke Indonesia dengan selamat,” tutur Lieus.

Soeharto melayangkan permintaan yang serupa seperti Lieus . Permintaan tersebut disampaikan kepada tokoh dari Mega Bintang Mudrik Sangidu dan tokoh Pergerakan Solo, Endu Marsono.

“Ada hal lebih mendesak untuk merajut kembali kebersamaan dan membangun persatuan dan kesatuan,” kata Endu.
Berdasar keterangan Mudrik, Titiek menganggap Prabowo dan Amien Rais adalah tokoh yang memiliki kans paling besar untuk memulangkan Rizieq. (NRY-harianindo.com)