Berita ISIS Terkini: Ratusan Tentara Irak Hilang atau Terperangkap

advertisement:


22/09/2014

Berita ISIS Terkini: Ratusan Tentara Irak Hilang atau TerperangkapBaghdad – Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang beroperasi di wilayah Irak telah banyak mengalami kerugian akibat serangan gabungan pasukan Irak dan Kurdi serta serangan udara dari Amerika Serikat. Meski demikian, pergerakan kelompok bernama lain Islamic State (IS) ini masih mampu menekan kubu Pemerintah Irak. Gigihnya perlawanan ISIS ini terbukti dari banyaknya tentara Irak yang hilang atau terperangkap akibat serangan yang terjadi di sebuah pangkalan militer di sekitar Irak bagian barat.

Seperti dilansir dari Washington Post (Senin, 22/9/2014), laporan yang beredar mengatakan bahwa sekitar 820 tentara Irak yang ditempatkan di Perkemahan Saqlawiyah, Provinsi Anbar, sebelah utara Kota Fallujah, tak diketahui secara jelas keadaannya. Wilayah tersebut pun telah jatuh ke tangan ISIS.

Kejatuhan perkemahan tersebut terjadi pada Minggu kemarin (21/9) sore waktu setempat. Letkol Ihab Hashem, seorang wakil komandan divisi ke-8 pasukan irak, melaporkan bahwa telah terjadi lima serangan bom bunuh diri di lokasi tersebut. Hashiem sendiri juga berada di kamp itu.

Hashem melanjutkan laporannya dengan mengatakan bahwa dua orang yang mengendarai sebuah kendaraan lapis baja berisi bahan peledak, ditambah tiga orang penyerang lain yang menggunakan bom rompi mendatangi Kamp Saqlawiyah, melakukan serangan, dan kemudian meledakkan dirinya.

Baca juga
Berita ISIS Terkini: Turki Bantah Bebaskan Sandera dengan Membayar
Berita ISIS Terkini: AS Ajak Iran Lawan ISIS

Tercatat ada lima batalion yang bisa dikatakan terperangkap tanpa bantuan apapun selama enam hari di sekitar kamp tersbeut. hal ini diakibatkan oleh ISIS yang telah menguasai sebuah jembatan yang merupakan akses satu-satunya ke wilayah itu.

Keterangan Letkol Hashiem ini diperkuat oleh Kemenetrian Pertahanan Irak. Pihaknya mengkonfirmasi bahwa telah kehilangan kontak dengan beberapa satuan militernya di Provinsi Anbar, namun tidak menyebutkan secara detail berapa jumlah personil dan kekuatannya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

advertisement


Google+ comment widget by skipser
advertisement


Photo Gallery