Home > Ragam Berita > Nasional > Ketua GP Ansor Minta Para Pemuda Waspadai Gerakan Anti Toleransi

Ketua GP Ansor Minta Para Pemuda Waspadai Gerakan Anti Toleransi

Jakarta – Yaqut Cholil Qoumas selaku Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengimbau generasi muda atau generasi milenial untuk membentengi diri dari gerakan kelompok radikal dan anti-toleransi.

Ketua GP Ansor Minta Para Pemuda Waspadai Gerakan Anti Toleransi

Yaqut Cholil Qoumas

Menurut Yaqut, apabila dibiarkan maka akan ada risiko terkoyaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dengan berkembangnya teknologi informasi sekarang, kolektivitas di kalangan anak muda jadi berkurang. Mereka lebih inten berhubungan dengan gadget, bahkan dengan orangtua pun seperti tu. Padahal kolektivitas itu bisa membentengi kita dari gerakan kelompok radikal, anti-toleransi yang ingin mengubah negara kita dalam bentuk lain. Dengan kolektivitas, di antara kita bisa saling mengingatkan, kalau tidak sesuai dengan ajaran, perlu kita bendung,” papar Yaqut ketika menjadi keynote speaker pada Ansor Day Festival dengan tema Millenial Indonesia: Creative, Religious and Nationalist di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (29/4/2017).

Baru-baru ini, terdapat kelompok tertentu yang ingin menggelar Forum Khilafah Internasional di Jakarta.
Pihak kepolisian tidak memberi izin lantaran setelah dianalisis inteligen, selain mendatangkan banyak massa, juga memiliki maksud mengubah ideologi negara Indonesia menjadi negara Islam.

Oleh karenanya, GP Ansor menggelar Ansor Day Festival dengan sasaran para kaum muda.

Baca juga: Penyebar Foto Hot Gadis Aceh Ternyata Tunangannya Sendiri

“Ini adalah tradisi baru untuk mengenalkan Ansor, sekaligus mengajak generasi muda paham situasi dan kondisi negara,” pungkas pria yang akrab disapa Gus Tutut tersebut. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ridwan Kamil Tegaskan Terus Menyanmakan Presepsi dengan Partai

Ridwan Kamil Tegaskan Terus Menyanmakan Presepsi dengan Partai

Bandung – Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil membantah anggapan yang menyebutkan komunikasi politiknya yang buruk ...