Home > Ragam Berita > Nasional > Video Pengungsi Rohingya Lecehkan Indonesia Hoax ?

Video Pengungsi Rohingya Lecehkan Indonesia Hoax ?

Jakarta – Video mengenai pengungsi Rohingya yang viral baru-baru ini kembali membuat geram para netizen.

Video Pengungsi Rohingya Lecehkan Indonesia Hoax ?

Dalam video tersebut, pria bernama Saleem mengatakan bahwa ia berterima kasih, namun ia juga menyakitkan hati para netizen lantaran ia menghina nilai tukar Rupiah yang terbilang rendah.

Video ini sendiri pun menjadi bahan perbincangan dan tak sedikit netizen yang menghujat sikap pengungsi Rohingya ini yang dianggap tidak tahu terima kasih lantaran sudah dibantu dan diberikan tempat untuk mengungsi.

Nah kabar terbaru mengatakan bahwa Leo Galuh, reporter yang saat itu bertugas mewawancarai Saleem saat itu pun memberikan klarifikasi dan memberitahu bahwa telah terjadi disinformasi atas video wawancara dirinya dengan Saleem di sebuah akun Grup Facebook bernama “Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax”.

Diketahui, video wawancara tersebut adalah wawancara live Leo Galuh dan Saleem di Aceh pada tahun 2015.

Bahkan, Leo Galuh juga mengaku bahwa dirinya sudah bukan reporter dari televisi swasta nasional tersebut sejak tahun 2016.

Peliputan pengungsi Rohingya itu sendiri dilakukan pada bulan Mei 2015 dan selama Leo Galuh berada di Aceh hampir selama satu bulan, ia mengaku bahwa dirinya bergaul dan bersahabat dengan pengungsi Rohingya hingga hari ini.

Tak hanya itu, Leo Galuh juga mengungkapkan bahwa pengungsi Rohingya tidak pernah sekalipun menyebutkan bahwa Indonesia itu miskin.

Bahkan, pengungsi Rohingya sangat berterima kasih atas kebaikan warga Indonesia, terlebih masyarakat Aceh karena sudah bersedia menampung mereka.

Menurut Leo Galuh, liputan yang dilakukan pada tahun 2015 tersebut tidak relevan dengan situasi saat ini.

“Apabila kawan kawan belum memahami konteks secara utuh, alangkah lebih baik untuk menahan diri beropini yang bersifat sok tahu. Bila ingin menunjukkan empati kepada Rohingya, tunjukkanlah dengan cara yang positif, produktif dan elegan. Bila tidak sependapat dengan semua yang berkaitan dengan Rohingya, sungguh bijak untuk diam dan menahan diri.” kata Leo Galuh dikutip dari unggahan klarifikasinya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Reklamasi Bakal Dihentikan Anies-Sandi, Luhut : Asal Sesuai Aturan

Reklamasi Bakal Dihentikan Anies-Sandi, Luhut : Asal Sesuai Aturan

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mempersilakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI ...