Home > Ragam Berita > Nasional > Ini Pernyataan Resmi Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Terkait Aksi Walk Out Saat Pidato Gubernur Anies Baswedan

Ini Pernyataan Resmi Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Terkait Aksi Walk Out Saat Pidato Gubernur Anies Baswedan

Jakarta – Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius menyayangkan aksi walk out yang dilakukan oleh Ananda Sukarlan dan sejumlah alumni yang lain saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidatonya di acara perayaan 90 tahun Kolese Kanisius, di Jakarta International Expo Kemayoran, Sabtu (11/11/2017).

Ini Pernyataan Resmi Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Terkait Aksi Walk Out Saat Pidato Gubernur Anies Baswedan

Saat Ananda Sukarlan yang mendapatkan penghargaan untuk naik ke depan panggung dan memberikan sambutan, ia mengkritik panitia acara yang mengundang pejabat yang menurutnya ‘mendapatkan jabatan dengan cara tidak sesuai dengan nilai-nilai integritas yang diajarkan Kanisius’.

Terkait aksi walk out yang dilakukan, Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius kemudian memberikan pernyataan resminya.

“Kami menghargai kebebasan menyatakan pendapat, namun kami menyayangkan bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam momen yang tidak tepat,” ujar Sharief Natanegara, Ketua Umum PAKKJ.

Sharief Natanegara menjelaskan bahwa kehadiran Gubernur Anies Baswedan dalam acara tersebut justru mendapatkan perhatian dari pihak alumni dan tidak terjadi walkout secara beramai – ramai seperti yang diberitakan di media sosial.

Pesta Raya Kanisius Untuk Indonesia merupakan puncak acara dari rangkaian Perayaan 90 Tahun Kolese Kanisius. Perayaan yang terdiri dari 3 bagian utama : Pesta Anak Bangsa, Doa Bagi Bangsa, dan Simfoni Kanisius Untuk Indonesia merupakan salah satu bentuk rasa syukur dan ungkapan komitmen dari seluruh Kanisian, Alumni, Para Pater dan Pendidik untuk membentang asa membangun bangsa di tengah keberagaman dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

Kolese Kanisius sudah berdiri dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah Indonesia selama 90 tahun dan menghasilkan ribuan alumni dengan spirit “Man for Others” yang telah mendedikasikan karya mereka bagi Bangsa Indonesia tercinta.

Karena itu, Sharief meminta agar semua pihak tidak mudah terprovokasi dengan berita yang beredar di media sosial.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah sebagai penyelengara yang mengundang Gubernur telah mengirimkan surat penjelasan kepada Bapak Gubenur.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Nek Mimi Mengaku Hanya Diminta Anies Untuk Sabar

Nek Mimi Mengaku Hanya Diminta Anies Untuk Sabar

Jakarta – Untuk para penghuni Rusun Daan Mogot, pasti tak asing dengan nama Nek Mimi. ...