Home > Ragam Berita > Nasional > Presiden Jokowi : “Pandai-Pandailah Memilih Pemimpin”

Presiden Jokowi : “Pandai-Pandailah Memilih Pemimpin”

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui menghadiri acara Haflah Khataman Al Quran dan Haul Al Maghfurlah KH Ahmad Jisam Abdul Manan di Pondok Pesantren An Najah Gondang, Gondangtani, Sragen pada Sabtu, (14/7/2018). Dalam acara tersebut, Jokowi mengingatkan masyarakat agar lebih cerdas dalam memakai hak pilihnya.

Presiden Jokowi : "Pandai-Pandailah Memilih Pemimpin"

Khususnya dalam hal memilih pasangan calon pemimpin. Jokowi mengimbau agar masyarakat untuk melihat rekam jejak calon pemimpin sebelum menjatuhkan pilihan mereka. Jokowi bersyukur masyarakat saat ini semakin dewasa dalam memilih pemimpinnya. Ia merujuk kepada hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) yang digelar di 171 daerah.

“Pandai-pandai lah memilih pemimpin karena itu penting. Lihat rekam jejaknya. Prestasinya apa, kinerjanya seperti apa,” kata dia

Pada tahun politik kali iniini, Jokowi juga kembali mengingatkan untuk menjaga persatuan dan persaudaraan antar sesama warga negara. Ia berpesan agar masyarakat tetap rukun meskipun beda pilihan politik. Jokowi mengatakan perbedaan pilihan politik dengan orang lain adalah sebuah hal yang wajar.

“Saya titip jangan sampai karena berbeda pilihan kita menjadi tidak saling sapa antar tetangga,” kata dia.

“Itu pesta demokrasi kok,” ujarnya. Namun persatuan dan persaudaraan bangsa adalah hal yang penting dan harus dijaga, bahkan di luar tahun politik.

Jokowi menilai bahwa persatuan dan persaudaraan sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan Indonesia ke depanmya, mulai dari perang dagang antarnegara, radikalisme, hingga revolusi industri. Jokowi mengingatkan agar masyarakat tak gampang curiga atau berburuk sangka kepada orang lain. Masyarakat harus selalu melihat orang lain dengan penuh kecintaan, tak gampang curiga, dan selalu berpikir positif.

“Kita ini bersatu saja menghadapi tantangan besar yang semakin sulit belum tentu bisa memenangkan apalagi tidak bersatu. Oleh sebab itu saya mengajak kita semuanya untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah kita, menjaga ukhuwah wathaniyah kita,” kata dia.

“Jadi tidak selalu menyampaikan hal-hal yang negatif terus. Merasa benar sendiri. Merasa pintar sendiri. Merasa betul sendiri,” ujarnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Ketum PAN Ajak Sandiaga Silahturahmi Ke Tokoh Aksi Damai 212

Ketum PAN Ajak Sandiaga Silahturahmi Ke Tokoh Aksi Damai 212

Jakarta – Kemarin, Zulkifli Hasan Sebagai Ketum PAN kali ini terlihat bersama calon Wakil Presiden ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135