Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, berjanji akan bicara blak-blakan seputar batalnya dirinya dipilih menjadi cawapres Jokowi. Hal ini dilakukan untuk meredam gejolak di masyarakat terkait ‘kejutan’ itu.

Mahfud MD Bakal Ungkapkan Mengapa Dirinya Batal Jadi Cawapres Jokowi

“Saya sudah legowo, semua sudah berlalu sebagai realitas politik. Tapi reaksi masyarakat yang menganggap saya dizalimi semakin meluas. Ada yang menangis, ada yang memobilisasi perubahan pilihan politik dengan marah. Jadinya, Minggu depan akan saya jelaskan kronologinya agar tak kisruh,” kata Mahfud dalam akun twitternya, @mohmahfudmd, Minggu (12/8/2018).

Cuitan Mahfud ini untuk merespons tanggapan dari akun Twitter @dr_tompi.

Mahfud menegaskan, dirinya akan mengungkapkan fakta, tanpa beropini.

“Kalau opini terserah masing-masing saja, saya tak bisa mengendalikan,” tulis Mahfud, merespon akun @mpuanon.

Seperti diketahui sebelumnya, Jokowi secara mengejutkan memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin sebagai cawapres, padahal nama Mahfud MD santer dikabarkan menjadi kandidat kuat pendamping Jokowi.

Mahfud sebelumnya bahkan telah dihubungi tim Jokowi untuk mempersiapkan segala administrasi, termasuk CV. Namun pada menit-menit akhir Jokowi justru lebih memilih Ma’ruf Amin.
(samsul arifin – harianindo.com)