Home > Olahraga > Balap > Tardozzi Nilai Dovizioso Memiliki Berbagai Strategi saat Balapan

Tardozzi Nilai Dovizioso Memiliki Berbagai Strategi saat Balapan

Bologna – Kiprah salah satu pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, dalam menghadapi kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 memang cukup impresif. Bahkan dalam balapan teranyarnya di Austria, Dovizioso sukses mengklaim podium pertama.

Tardozzi Nilai Dovizioso Memiliki Berbagai Strategi saat Balapan

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring tersebut, Dovizioso memang tampil kuran impresif pada awal race. Bahkan ia harus turun satu posisi ke tempat ketiga usai disalip oleh sang tandem, Jorge Lorenzo.

Akan tetapi alih-alih tampil kesetanan untuk bisa merebut posisinya lagi dari Lorenzo, Dovizioso justru memilih tampil sabar. Hingga akhirnya mampu mendapatkan momentum untuk bisa menyalip Lorenzo dan Marc Marquez untuk meraih podium pertama di MotoGP Austria.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi. Ia mengakui bahwa Dovizioso memang memiliki segudang strategi untuk menghadapi segala situasi yang terjadi di atas lintasan.

“Dovi hanya membutuhkan diskusi mengenai strategi yang akan diterapkan saat menghadapi balapan. Ia memiliki sekelompok orang untuk melakukannya, dan mereka berbagi ide,” jelas Tardozzi sebagaimana diberitakan MCN News pada Sabtu (19/8/2017).

“Dovi punya attitude yang sangat tepat, dan mengalahkan Marc di tikungan terakhir (MotoGP seri Austria) bukan hal yang mampu dilakukan semua pembalap di sini (MotoGP),” tuntas pria berkebangsaan Italia tersebut. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Rossi : Pedrosa Adalah Saingan Besar bagi Saya

Rossi : Pedrosa Adalah Saingan Besar bagi Saya

Valencia – MotoGP akan kehilangan salah satu pembalap terbaiknya yakni Dani Pedrosa yang memutuskan pensiun ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135