Home > Ragam Berita > Nasional > Mahasiswa Yang Tembaki Pengendara Motor Ditangkap di Rumahnya

Mahasiswa Yang Tembaki Pengendara Motor Ditangkap di Rumahnya

Solo – Baru-baru ini, ada seorang mahasiswa bernama Peta Ocky yang berasal dari Pajang, Laweyan, Solo harus berurusan dengan pihak Kepolisian. Pasalnya, mahasiswa tersebut telah melakukan aksi koboi dengan menodong dan menembaki salah seorang pengendara sepeda motor, AM, dengan airsoft gun.

Mahasiswa Yang Tembaki Pengendara Motor Ditangkap di Rumahnya

Kejadian tersebut terjadi di kawasan lampu merah Kleco, Jalan Slamet Riyadi, pada Jumat (25/5/2018) sekitar pukul 16.00. Sang pelaku ditangkap di rumahnya pada Jumat malam beserta dengan barang bukti berupa pistol jenis airsoft gun buatan Taiwan dan satu unit mobil Mitsubishi Pajero warna putih AD 7157 AH.

Dalam gelar perkara di Mapolresta Solo, pada Sabtu (26/5/20178) kemarin, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menjelaskan kronologi peristiwa yang sempat menjadi viral di media sosial tersebut. Insiden tersebut bermula ketika sepeda motor yang dikendarai oleh AM diserempet oleh mobil yang dikemudikan Peta. Merasa tidak terima, AM lantas menggedor kaca mobil pelaku sambil mengumpat.

“Pelaku kemudian membuka kaca mobil dan menodongkan pistol ke korban. Pelaku lalu menembaki korban sebanyak empat kali mengenai motor dan punggung kiri korban,” ujar dia.

Ribut melanjutkan, korban melaporkan apa yang dialaminya itu ke Polresta Solo. Namun belakangan, korban mencabut laporan tersebut. Meski demikian, untuk memberi efek jera, kepolisian tetap memproses sang pelaku. Peta dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman maksimal tujuh tahun.

Sedangkan, Peta mengaku sangat menyesali perbuatannya tersebut. Kepada awak media, Peta mengatakan jika aksi tersebut dilakukannya lantaran ia juga merasa emosi. Ditambahkan, ia tidak tahu jika telah menyerempet motor korban.

“Saya menyesal sekali. Saya emosi dan tidak melihat ada sepeda motor saat itu,” kata dia sembari menundukkan kepala.

Sedangkan, mengenai airsoft gun, Peta mengaku mendapat senjata itu dari temannya. Selama ini, sambung Peta, dirinya tidak setiap hari membawa senjata tersebut. Hanya saja, pada saat kejadian Jumat kemarin, ia membekali dirinya dengan airsoft gun lantaran hendak menyetorkan uang.

“Saya bawa untuk pengamanan,” terang Peta.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Temukan Sejumlah Batu di Masjid Banyumas Yang Dirusak Orang Tak Dikenal

Polisi Temukan Sejumlah Batu di Masjid Banyumas Yang Dirusak Orang Tak Dikenal

Banyumas – Baru-baru ini, ada orang yang tak dikenal yang mengacak-acak di Masjid dan TPA ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135