Home > Hiburan > Gosip > Inilah Pengakuan Asmirandah Pasca Dirinya Meninggalkan Islam

Inilah Pengakuan Asmirandah Pasca Dirinya Meninggalkan Islam

Jakarta – Asmirandah yang memutuskan untuk berpindah agama beberapa tahun lalu sempat membuat heboh banyak pihak.

Inilah Pengakuan Asmirandah Pasca Dirinya Meninggalkan Islam

Meski tidak pernah mengonfirmasinya secara langsung, beberapa video dan foto yang beredar di dunia maya telah mengonfirmasi jika dirinya telah mengikuti ajaran Kristiani. Hujatan dan cacian pun sempat diterima oleh wanita yang kerap memerankan karakter berhijab ini.

Asmirandah pun akhirnya buka suara megenai kepindahan agamanya tersebut. Asmirandah mengungkapkannya dalam sebuah video yang beredar belakangan ini. Ia mengaku merasa dituntun oleh Roh Kudus dan Tuhan Yesus untuk mengganti agamanya.

“Kalau saya jadi pengikut Kristus karena orang lain, atau mungkin karena suami saya, atau karena siapapun, ujung-ujungnya saya pasti kecewa. Tapi puji Tuhan roh kudus menuntun saya, dan saya tidak kecewa,” kata Asmirandah di video pendek tersebut (Sabtu, 23/1/2016).

“Setiap kesaksian, saya memang selalu bilang bahwa saya pengikut Kristus karena pilihan. Memang bukan sejak lahir, tapi puji Tuhan bukan saya yang memilih, melainkan Tuhan Yesus sendiri yang memilih saya,” ungkap Asmirandah lagi di video yang berdurasi sekitar 13 menit tersebut. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Duh, Imutnya Foto Isyana Sarasvati Ketika Masih Jadi Ketua OSIS Semasa SMA

Duh, Imutnya Foto Jadul Isyana Sarasvati Ketika Masih Jadi Ketua OSIS Di SMA

Jakarta – Salah satu penyanyi cantik, Isyana Sarasvati memang cukup digandrungi oleh masyarakat. Namanya semakin ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis