Home > Ragam Berita > Nasional > Ini Dia Sosok Dimas Kanjeng, dari Penyantun 10 Ribu Fakir Miskin Hingga Jadi Tim Pemenangan Prabowo – Hatta

Ini Dia Sosok Dimas Kanjeng, dari Penyantun 10 Ribu Fakir Miskin Hingga Jadi Tim Pemenangan Prabowo – Hatta

Jakarta – Nama Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam beberapa hari ini ramai disebut orang, khususnya di sekitar Padepokan Dimas Kanjeng yang berada di Desa Wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Ini Dia Sosok Dimas Kanjeng, dari Penyantun 10 Ribu Fakir Miskin Hingga Jadi Tim Pemenangan Prabowo - Hatta

Pada hari Kamis (22/9/206) Padepokan Dimas Kanjeng didatangi dan dikepung oleh sekitar 1.383 personel gabungan dari Polda Jatim dan Polres Probolinggo bersenjata lengkap. Kedatangan pasukan polisi ini untuk membawa paksa Dimas Kanjeng karena telah beberapa mangkir dari panggilan pemeriksaan terkait pembunuhan dua mantan santrinya.

“Dia (tersangka Kanjeng Dimas) diduga otak utamanya. Intinya dia menyuruh stafnya untuk membunuh si korban itu,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (22/9/2016).

Selain Kanjeng Dimas, ada 9 orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat kasus pembunuhan terhadap korban Abdul Gani dan Ismail.

Abdul Gani, warga Desa Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, ditemukan tewas tidak wajar di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, pada 4 April 2016. Sedangkan Ismail warga Situbondo ditemukan tewas di Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo pada Februari 2015.

Penangkapan pria bertubuh tambun ini sempat mendapatkan perlawanan dari para santrinya sehingga polisi terpaksa menembakkan gas air mata.

Lantas siapa sebenarnya sosok Dimas Kanjeng ini sehingga mempunyai banyak pengikut dan termasuk sosok yang disegani di Jawa Timur?

Dimas Kanjeng dikenal sebagai pemilik dan pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng yang berdiri di lahan seluas 30 hektar yang berada di Desa Wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dimas Kanjeng dikenal suka membantu anak yatim dan fakir miskin. Ia pernah dikabarkan menyantuni 10 ribu anak yatim dengan masing-masing diberi uang Rp 100 ribu.

“Uang yang dikeluarkan untuk santunan malam ini total ada Rp 1 miliar, dan itu uang pribadi saya,” jelas Dimas Kanjeng Taat Pribadi kepada wartawan, di padepokannya pada 27 Oktober 2014 lalu.

Dimas Kanjeng pernah dicatatkan dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) karena menggelar jalan sehat sarungan dengan peserta terbanyak, yakni mencapai 25.509 santri yang semuanya memakai sarung, kopiah dan bersepatu layaknya orang Timur Tengah.

Acara jalan sehat ini sendiri diselenggarakan guna memperingati 9 tahun berdirinya Padepokan Dimas Kanjeng.

Nama Dimas Kanjeng pernah menjadi pembicaraan publik lantara sebuah video yang memperlihatkan bagaimana dirinya menggandakan uang tersebar di YouTube.

Saat pemilihan presiden (Pilpres) pada tahun 2012 lalu, Padepokan Dimas Kanjeng pernah didatangi oleh Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Rajasa, Mahfud MD. Apalagi tujuan kalau tidak meminta dukungan terhadap pasangan Prabowo – Hatta dalam Pilpres lalu.

Setelah melakukan pembicaraa dengan Mahfud MD, Dimas Kanjeng mengatakan bahwa dirinya mendukung Prabowo sebagai presiden karena Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas dan berwibawa.

“Sosok Prabowo layak kita usung untuk menjadi presiden,” kata Dimas Kanjeng pada saat itu.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Viral, Siswa SMK di Bali Lecehkan Guru Dengan Pertanyaan Konyol

Viral, Siswa SMK di Bali Lecehkan Guru Dengan Pertanyaan Konyol

Bali – Perkara mengenai murid yang melecehkan gurunya, bukanlah peristiwa baru di Indonesia. Walaupun sudah ...