Home > Teknologi > Netizen Sindir Nikita Willy lantaran dekat dengan Mesra Bos Taksi

Netizen Sindir Nikita Willy lantaran dekat dengan Mesra Bos Taksi

Jakarta – Nikita Willy semakin sering pamer kemesraan dengan anak bos taksi, Indra Priawan. Meski belum memamerkannya di Instagram masing-masing, namun akun lambe_turah beberapa kali memamerkan kebersamaan Nikita bareng mantan kekasih Pevita Pearce itu.

Netizen Sindir Nikita Willy lantaran dekat dengan Mesra Bos Taksi

Tampak dalam sebuah foto, Niki dan Indra sudah memamerkan kemesraan sambil melihat ke kamera. Meski disensor oleh akun gosip, foto kebersamaan bintang sinetron “Naila” tersebut tampak lengket dengan Indra hingga semakin menegaskan kalau mereka sudah jadian.

Melihat sikap Niki yang gampang move on, sejumlah netter angkat bicara. Sebagian menyindir Niki yang tak bisa jauh dari lelaki.

Baca juga: Tertekan karena Dicibir Netizen, Prilly Latuconsina Curhat

“Alhamdulilah putus ma juragan bebek… Juragan bebek terlalu baik buat dia,” kata akun mo***. “Buset ini kok pere ky gak bs tanpa lakik haus belaian laki2 yak padahal masih bocah wkwwkkw…. Bae2 kendorrr blm tua,” seru yang lainnya. “Kasian tutde ditggl moveon sm nikita,” kata netter.

Sebelumnya, Niki dan pengusaha muda asal Bali yang akrab disapa Tutde terpaksa mengakhiri hubungan mereka. Penyebabnya karena perbedaan agama diantara mereka. Padahal Niki maupun Tutde sudah akrab dengan keluarga masing-masing dan diisukan bakal nikah. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Resep Udang Goreng Cabe Hijau Nikmat

Resep Udang Goreng Cabe Hijau Nikmat

Jakarta – Apabila Anda merupakan penggemar sajian udang goreng, cobalah membuat menu yang satu ini. ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis