Home > Ragam Berita > Nasional > Fahri Hamzah Tanggapi Tuntutan 1 Tahun Penjara Untuk Ahok

Fahri Hamzah Tanggapi Tuntutan 1 Tahun Penjara Untuk Ahok

Jakarta – Fahri Hamzah selaku akil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) angkat bicara terkait tuntutan ringan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Fahri mengingatkan agar penegakan hukum jangan sampai dicampur adukkan dengan politik.

Fahri Hamzah Tanggapi Tuntutan 1 Tahun Penjara Untuk Ahok

Fahri Hamzah, Ahmad Dhani, dan Fadli Zon

“Jaksa jangan menimbang berdasarkan masalah politik. Jaksa harus menimbang fakta persidangan, fakta pemeriksaan, fakta penyelidikan,” ucap Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Fahri pun mengingatkan agar ersoalan politik bukan urusan jaksa. “Politik itu urusan presiden. Jangan sampai jaksa menimbang politik dalam menuntut,” lanjutnya.

Menurutnya, jika presiden mau menggunakan momen pilkada untuk mengintervensi hukum silakan saja, namun mesti melalui mekanisme yang benar. Pada dasarnya, lanjutnya, presiden punya instrumen intervensi seperti memberikan grasi dan lainnya.

Fahri pun tak ingin menilai berapa besar tuntutan yang pantas untuk Ahok. Namun, Fahri mencemaskan jaksa membuat tuntutan karena pertimbangan politik.

Baca juga: Advokat Muslim NKRI Menilai Tuntutan Untuk Ahok Tidak Wajar

“Saya dengar ada kalimat kalimat yang tidak enak (di tuntutan),” pungkas Fahri. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ikut Pilkada di Daerah Lain ? Ahok Lebih Pilih Acara Show

Ikut Pilkada di Daerah Lain ? Ahok Lebih Pilih Acara Show

Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku Gubernur DKI Jakarta mengaku lebih tertarik untuk terjun ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis