Home > Ragam Berita > Nasional > Buruh Dendangkan Lagu Orkes Sakit Hati Saat Demo di Balaikota

Buruh Dendangkan Lagu Orkes Sakit Hati Saat Demo di Balaikota

Jakarta – Saat pelaksanaan demo buruh di Balai Kota kemarin, berulang kali tembang Orkes Sakit Hati didendangkan. Lagu itu digunakan para buruh sebagai tanda bahwa mereka merasa dibohongi.

Buruh Dendangkan Lagu Orkes Sakit Hati Saat Demo di Balaikota

Saat berorasi, salah satu buruh sempat berkata “Gubernur dan Wakil Gubernur layak masuk MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai pengingkar janji tercepat,”

Kedatangan mereka kali itu bertujuan menagih janji Anies-Sandi terkait upah. Pada 1 November lalu, pemprov sudah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp3,6 juta yang mana tak sesuai dengan keinginan para buruh yang mengusulkan Rp 3,9 Juta

Akhirnya pemprov tak bergeming dan memutuskan bahwa UMP sesuai rumus yang diatur Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 saja.

Said Iqbal selaku perwakilan para buruh bahkan sempat menyobek sebuah kertas sambil berkata “Kami nyatakan cabut mandat Anies-Sandi. Hanya permainan kata-kata untuk menyenangkan hati kaum buruh,”

Sedangkan saat dihubungi, Sandiaga mengklaim hasil survei KHL yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan justru menemukan bahwa angka kebutuhan hidup sebesar Rp3,1 juta. Angka tersebut jauh di bawah perkiraannya.

“Angka (hasil survei) jeblok banget. Nah makanya kita coba memberikan (solusi) di tengah ekonomi yang sedang sangat lemah ini. Suntikan agar ekonomi bisa bergerak dan hubungan industri akan lebih baik ke depan,” tuturnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

KPK Tegaskan Sikap Tidak Kooperatif Setnov Bisa Berbuntut Panjang

KPK Tegaskan Sikap Tidak Kooperatif Setnov Bisa Berbuntut Panjang

Jakarta – Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, sikap tidak kooperatif atau menghalangi proses persidangan ...