Home > Ragam Berita > Nasional > Aher Tanggapi Peluang Koalisi PKS dan Jokowi

Aher Tanggapi Peluang Koalisi PKS dan Jokowi

Jakarta – Preside Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan sejumlah elite partai politik guna menyambut pesta demokrasi yang akan diawali dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dan diakhiri dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Aher Tanggapi Peluang Koalisi PKS dan Jokowi

Aher Tanggapi Peluang Koalisi PKS dan Jokowi

Dalam sebuah wawancara, Jokowi mengaku kerap bertemu secara informal dengan pimpinan parpol. Dalam kesempatan itu, Presiden menyebut semua opsi masih terbuka untuk menuju pesta demokrasi yang sebentar lagi akan digelar.

Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmar Heryawan alias Aher menganggapnya sebagai sesuatu hal yang wajar. Terlebih hingga saat ini status Jokowi masih sebagai seorang Kepala Negara.

“Pak Jokowi kan presiden semuanya. Presiden bangsa Indonesia, presiden semua partai politik,” kata Aher di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (25/04/2018).

Baca juga : PKS Anggap Pertemuan Dengan Ulama 212 Sebagai Bentuk Kepanikan Jokowi

Aher menolak menjelaskan lebih lanjut terkait isi dari pertemuan Jokowi dengan elite parpol tersebut. Menurutnya ia tidak memiliki wewenang untuk mengungkapkan hal itu ke publik.

Namun Gubernur Jawa Barat itu meminta pertemuan tersebut tak dilabeli macam-macam. Ia yakin Jokowi punya alasan sendiri menemui elite politik, termasik PKS.

Aher menyebut sampai saat ini belum ada keputusan koalisi PKS pada Pemilu 2019. Hal tersebut masih didiskusikan dan akan diputuskan pada waktunya.

“Kalau urusan ajak koalaisi atau bagaimana, itu urusan elite PKS dan Pak Jokowi seperti apa pembicaraanya,” pungkasnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Ali Imron Anggap Bom Yang Dipakai Aman Aburrahman di Sarinah Thamrin Sudah Kuno

Ali Imron Anggap Bom Yang Dipakai Aman Aburrahman di Sarinah Thamrin Sudah Kuno

Jakarta – Aman Abdurrahman yang mendapatkan tuntutan hukuman mati oleh JPU Jumat kemarin, menarik perhatian ...