Home > Ragam Berita > Nasional > Hidayat Nur Wahid Minta Merah Putih Terbalik di Kantor DPP Tak Dipolitisasi

Hidayat Nur Wahid Minta Merah Putih Terbalik di Kantor DPP Tak Dipolitisasi

Jakarta – Ketua DPD PKS Situbondo, Imam Anshori, telah memberikan klarifikasi terkait terbaliknya Bendera Merah Putih yang dipasang didepan Kantor DPD PKS Situbondo. Imam Anshori mengaku bahwa kejadian tersebut murni dikarenakan faktor human error.

Hidayat Nur Wahid Minta Merah Putih Terbalik di Kantor DPP Tak Dipolitisasi

Hidayat Nur Wahid

Imam juga menjelaskan bahwa pemasangan bendera RI tersebut dilakukan berdasarkan pada himbauan menjelang perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus nanti.

“Yang memasang bendera itu penjaga atau waker kantor, namanya Herman berusia 27 tahun. Mungkin saat memasang bendera kondisinya sedang terburu-buru sehingga tidak mengecek ulang apakah sudah dipasang dengan benar. Apalagi dilokasi memang kurang penerangan jadi tidak ada unsur kesengajaan, murni human error,” jelas Imam seperti yang dilansir dari detik.com, Jumat (04/08/2017).

Tak hanya itu, Ketua Dewan Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid juga memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut akibat adanya human error. DPP PKS memastikan tak ada unsur kesengajaan dari terbaliknya Bendera Merah Putih yang dipasang didepan kantor DPD itu.

“Sudah diperbaiki. Dan itu juga bukan karena kesengajaan. Bisa dilihat disitu juga ada tali yang lepas, merosot sedikit. Sekali lagi bukan kesengajaan,” jelas Hidayat, Jumat (04/08/2017).

Baca juga : Viral, Bendera Merah Putih Terpasang Terbalik di Kantor DPD PKS

Wakil Ketua MPR ini mengakui bahwasanya kejadian ini memang akibat dari kelalaian dari pihak PKS. Namun Hidayat juga berharap agar bentuk ketidaksengajaan ini nantinya tidak dijadikan peluru untuk menyerang PKS.

“Jangan mencari-cari dari kealpaan ini. Jangan lantas alpa ini kemudian digeneralisasikan bahwa PKS anti-NKRI dan sebagainya. Logika menyudutkan seperti itu seperti Viktor Laiskodat, dia salah paham,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya beredar video pidato Ketua Fraksi NasDem, Viktor Laiskodat dalam pidatonya di NTT. Viktor menyebutkan bahwa PKS, Demokrat, Gerindra dan PAN sebagai partai yang pro khilafah. Pernyataan tersebut didasari atas penolakan empat partai itu terkait Perppu Ormas.

Hidayat juga meminta kepada semua pihak untuk tidak meragukan kecintaan PKS terhadap NKRI, termasuk Bendera Merah Putih. Sebagai Wakil Ketua MPR, salah satu tugasya adalah melakukan sosialisasi tentang 4 pilar.

“Saya wakil ketua MPR, kami sosialisasikan tentang NKRI, Bendera Merah Putih, Garuda Pancasila. Jadi jangan ini dibesar-besarkan untuk menandingi (Masalah, red) pidato itu yang menyebarkan ujaran kebencian”, kata Hidayat.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Pemprov DKI Diimbau Berikan Penjelasan Terkait Penaikan NJOP PBB-P2

Pemprov DKI Diimbau Berikan Penjelasan Terkait Penaikan NJOP PBB-P2

Jakarta – Anggota Komisi C DPRD DKI Ruslan Amsyari meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) menjelaskan penaikan ...