Home > Teknologi > Sains > Siswi SMAN 1 Bogor Manfaatkan Plastik Untuk Bercocok Tanam

Siswi SMAN 1 Bogor Manfaatkan Plastik Untuk Bercocok Tanam

Bogor – Limbah plastik terus bertambah setiap harinya. Padahal membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa menguraikannya. Melihat Kondisi itu, ternyata memicu para siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bogor, Annisa Alya Salsabila, Fachriah Rachmawati, dan Tasya Sabila Bisyir, yang dibimbing oleh Puji Heru, untuk bereksperimen terhadap timbunan limbah plastik.

Siswi SMAN 1 Bogor Manfaatkan Plastik Untuk Bercocok Tanam

“Kami melihat banyak masalah di plastik. Penyu makan plastik. Jadi kami mau memanfaatkan bagaimana caranya agar plastik tidak berbahaya bagi lingkungan,” kata Annisa dalam acara L’oreal Science Fair 2017 di kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (26/7/2017).

Pertama, plastik dibentuk menjadi bulatan dengan kepadatan sedang. Bagian plastik yang terbuka kemudian dibakar agar bentuk plastik tetap bulat. Namun plastik tidak dapat memberikan nutrisi bagi tanaman. Untuk itu, plastik dicampur dengan pupuk organik cair. Takarannya, satu liter air dibubuhi tiga tetes pupuk organik cair.

Plastik kemudian diremas di dalam larutan pupuk dan pergantian tempat terjadi, udara yang dikeluarkan dari plastik digantikan oleh larutan pupuk.

Baca juga : 5 Jenis Tanaman yang Dapat Menyegarkan Ruangan

Fachriah mengatakan, percobaannya mengunakan empat jenis plastik, yakni plastik hitam, plastik bening yang biasa digunakan untuk makanan, plastik berwarna, dan plastik putih. Lalu, menggunakan tanaman kuping gajah yang sudah tumbuh sedikit terlebih dulu, ketiga siswi dari SMAN 1 Bogor kemudian mengamati perbedaan dari keempat media tanam tersebut.

Walaupun sama-sama diberikan intensitas penyinaran matahari yang sama, ternyata intensitas air yang digunakan pada media tanam plastik lebih hemat daripada tanah.

Wah, menarik ya untuk dicoba dirumah. (Icha-harianindo.com)

x

Check Also

Meski Dijaga Tentara Bersenjata 24 Jam, Badak Putih Utara Jantan Terakhir Akhirnya Mati

Meski Dijaga Tentara Bersenjata 24 Jam, Badak Putih Utara Jantan Terakhir Akhirnya Mati

Jakarta – Sudan, nama badak putih utara berjenis kelamin jantan yang tertinggal akhirnya mati setelah ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135