Home > Travel & Kuliner > Kuliner > Resep Nasi Bakar Teri

Resep Nasi Bakar Teri

Jakarta – Nasi bakar merupakan salah satu variasi olahan nasi bagi mereka yang merasa bosan menyantap nasi putih biasa, nasi goreng, atau pun nasi kuning dan sejenisnya. Dengan aroma panggangan yang cukup khas, nasi bakar pasti sukses menggugah selera makan anda.
Resep Nasi Bakar Teri
Seperti disarikand ari buku Nasi Bakar dan Nasi Pepes karya Indriani, Rabu (27/4/2016), berikut ini kami hadirkan resep “Nasi Bakar Teri”.

Bahan-bahan:

300 gr beras, cuci bersih
2 lembar daun salam
1/2 sdt garam
2 batang serai, memarkan
1/2 liter santan

Bahan isi:

100 gr ikan teri, goreng
1 genggam daun kemangi
Daun pisang untuk membungkus

Bumbu halus:

4 buah bawang merah
2 siung bawang putih
2 buah cabai merah
5 buah cabai rawit
1 buah tomat
1/2 sdt gula pasir
Minyak secukupnya

Cara membuat:

1. Masak santan, daun salam, garam dan serai dengan api kecil, aduk perlahan sampai mendidih. Masukan beras yang sudah dicuci, masak sampai santan meresap habis. Angkat beras kemudian kukus selama 20 menit;

2.Panaskan minyak dan tumis bumbu halus kemudian masukan daun kemangi dan ikan teri. Aduk sampai rata dan matang lalu angkat;

3. Bungkus nasi menggunakan daun pisang dan tengahnya diisi dengan tumisan ikan teri secukupnya. Gulung padatkan dan semat dengan lidi pada kedua ujungnya. Lakukan sampai bahan habis;

4. Bakar sampai daun pisang mengering dan tercium harum. Angkat dan nasi bakar siap disajikan.

(Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Resep Mochi Es Krim Mudah Dibuat

Resep Mochi Es Krim Mudah Dibuat

Jakarta – Sajian pencuci mulut yang satu ini sangat terkenal di Jepang. Mochi es krim ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis