Home > Teknologi > Kemendagri Berikan Solusi untuk Atasi Sengketa Pilkada

Kemendagri Berikan Solusi untuk Atasi Sengketa Pilkada

Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono optimistis tujuh daerah yang pencalonannya masih bersengketa, akan segera tuntas. Artinya, proses Pilkada serentak akan tetap berlangsung.

Kemendagri Berikan Solusi untuk Atasi Sengketa Pilkada

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono

Dia menyampaikan, beberapa daerah sedang dalam tahap penyelesaian sengketa. Sehingga dalam waktu dekat, pilkada serentak yang digelar bulan depan bisa terwujud. “Calon tunggal saja jalan terus. Kita punya waktu seminggu selesaikan itu,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Meski demikian, kata pria yang karib disapa Soni itu, untuk urusan pilkada merupakan ranah penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu. Begitu pun dengan masalah sengketa yang sedang melanda beberapa wilayah di Indonesia. “Sengketa bukan Kemendagri. Kemendagri supporting saja,” ungkapnya.

Baca juga: Yenny Wahid Beberkan Cara Mengatasi Hoax

Sebelumnya, Komisi Pemlihan Umum (KPU) menjadwalkan 15 Februari sebagai waktu pelaksanaan pencoblosan pilkada serentak 2017 gelombang II.  KPU mengatakan, ditetapkannya tanggal tersebut sebagai patokan untuk menyusun tahapan pilkada di 101 daerah. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

KPU DKI Harus Awasi Secara Ketat Pendataan DPT Pilgub Putaran Dua

KH Cholil Nur Berharap Putaran Kedua Pilgub DKI Aman dan Damai

Jakarta – Pilkada putaran kedua DKI Jakarta akan digelar kembali pada 19 April 2017 diharapkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis