Home > Ragam Berita > Ekonomi > Gunung Agung Berstatus Awas, Bali Mengalami Penurunan Devisa

Gunung Agung Berstatus Awas, Bali Mengalami Penurunan Devisa

Jakarta – Meletusnya Gunung Agung merupakan suatu bencana alam yang tidak bisa dihindari. Dengan adanya kejadian tersebut banyak kerugian yang dialami mulai dari materi dan harta benda penduduk sekitar.

Gunung Agung Berstatus Awas, Bali Mengalami Penurunan Devisa

Gunung Agung Berstatus Awas, Bali Mengalami Penurunan Devisa

Dengan adanya kejadian tersebut maka Gunung Agung sekarang berstatus Awas dan mengakibatkan penutupan di Bandara Ngurah Rai dalam beberapa hari ini. Dengan penutupan Bandara Ngurah Rai tersebut, maka Bali mengalami penurunan Devisa yang cukup mengtesankan. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut sektor pariwisata Bali kehilangan devisa mencapai Rp 250 miliar per hari.

Baca juga : Ketua MUI Minta Habib Rizieq Pulang dan Membina Umat

“Assesment kerugian? Per hari saja ya. Itu paling gampang per hari (hitungnya). Nanti tinggal (kali berapa hari). Per hari itu Bali wismannya (yang masuk) 15.000 orang. Kalau kita konversi ke devisa itu 250 miliar. Itu yang hilang (devisa) untuk Bali,” kata Arief saat ditemui di sela-sela kunjungan kerja di Pelabuhan Balohan, Kota Sabang, Aceh, Kamis (30/11/2017).

“Itu hampir 250 miliar, saya bulatkan. Kenapa? karena 15.000 (wisman) itu sudah bergeser sebenarnya. 15.000 wisman itu angka aman (ke Bali per hari),” ujarnya.

Kepala Humas PT Angkasa Pura I, Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim, mengatakan sebanyak 445 penerbangan terdampak akibat penutupan Bandara Ngurah Rai di Bali. Jumlah penerbangan yang terdampak tersebut dihitung pada hari pertama Bandara Ngurah Rai ditutup.
(muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Iran Memprediksi ISIS Alihkan Kekuatannya Ke Asia Tengah

Iran Memprediksi ISIS Alihkan Kekuatannya Ke Asia Tengah

Teheran – Pemberontak ISIS ada kemungkinan akan melebarkan sayapnya di Asia Tengah setelah pasukan militernya ...